Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 18 Juli 2026
Duda Tanpa Anak Tewas di Bawah Jembatan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Duda tanpa anak yakni I Ketut Mudiana ditemukan tewas mengenaskan di bawah Jembatan Tukad Yeh Otan perbatasan Desa Belimbing dengan Desa Karyasari, Pupuan, Senin (13/4). Sontak saja penemuan mayat korban asal Bajar Kebon Anyar, Wanagiri Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat itu membuat warga sekitarnya geger.
Pak Vina adalah warga setempat yang pertama kali menemukan tubuh korban sudah tidak bernyawa. Saat itu sekitar pukul 08.00 Wita saksi hendak mencari batu di sekitar sungai, terkejut ketika melihat sesosok tubuh manusia dalam posisi kepala dan kaki terendam air diantara bebatuan dibawah jembatan Tukad Yeh Otan.
Tidak hanya menmukan mayat korban, saksi juga melihat satu unit sepeda motor Yupiter Z warna biru DK 2691 HQ di sekitar lokasi. Saksi yang kaget kemudian melaporkan temuannya ke Pos Polisi yang terdekat yakni Pospol di Desa Belimbing.
Tak berselang lama anggota pospol Belimbing yang dibantu anggota Polsek Pupuan mengevakuasi mayat korban. Saat ditemukan posisi kepala korban tertelungkup disamping sepeda motor dengan kepala menghadap ke barat. Kepala dan kaki korban terendam air.
Saat itu korban mengenakan baju kemeja kotak-kotak warna coklat dan celana pendek warna coklat. Petugas juga menemukan luka terbuka diatas kepala korban (ubun-ubun) selebar 10 cm. Setelah berhasil dievakuasi dari kedalaman tujuh meter dibawah jembatan, mayat korban kemudian dibawa ke BRSUD Tabanan guna diotopsi.
Salah satu keluarga korban yang ditemui di kamar mayat BRSUD Tabanan mengatakan sehari sebelum ditemukan tewas korban sempat kontak melalui telpon dengan I Gede Sutapa (masih ada hubungan keluarga).
Saat itu Sutapa meminta korban untuk menjemputnya di pertigaan Desa Karyasari karena mobil Sutapa mogok. Korban kemudian berangkat mengendarai sepeda motor Yupiter Z hijau DK 2691 HQ. Namun hingga malam korban tak kunjung pulang ke rumah hingga ditemukan tewas keesokan harinya.
Sejauh ini Polisi belum berani menyimpulkan penyebab kematian korban. “kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan kami masih memintai keterangan beberapa saksi guna mengungkap penyebab kematian korban,” jelas Pahumas Polres Tabanan AKP I Made Mundra.
Sementara itu dugaan sementara kematian korban bisa disebabkan karena menjadi korban kecelakaan lalulintas atau korban tewas karena dihabisi nyawanya hal ini diperkuat oleh fakta dengan adanya luka terbuka di bagian kepala atas korban (ubun-ubun). Hingga kini penyebab kematian korban masih misterius.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3722 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1399 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1340 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1263 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1100 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun