Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
2 Rekanan Protes Pengumuman Lelang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dua rekanan peserta tender melakukan protes terhadap proses lelang pengadaan alat perlengkapan pemunngutan suara dan penghitunngan suara pemilihan umum presiden dan wakil presiden di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali. Kedua rekanan tersebut CV. Kenongo dan UD. Prawira.
CV. Kenongo dan UD. Prawira memprotes keputusan Panitia pengadaan yang menetapkan peserta penawaran nomor urut 7 yaitu CV. Ashkap Media Grafika sebagai pemenang tender. Padahal dalam urutan penawaran CV. Ashkap Media Grafika menawarkan harga sekitar Rp. 410 juta. Padahal CV. Kenongo berada pada urutan satu dengan harga penawaran Rp. 189 juta. Sedangkan UD. Prawira pada urutan 2 dengan harga penawaran Rp. 220 juta.
Manager pemasaran UD Prawira Ketut Darma menyatakan proses lelang sangat buruk dan tidak transparan. Apalagi keputusan lelang jelas-jelas merugikan negara dan tidak sesuai dengan aturan pengadaan barang dan jasa.
“Menurut Kepres penawaran terendah akan menguntungkan negara. Tetapi ini faktanya berbeda. Ini perlu penelusuran dari pihak terkait, jangan sampai hal-hal seperti ini terulang kembali,” kata Ketut Darma.
Manager pemasaran UD Prawira Ketut Darma menambahkan akan melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi Bali. Ketut Darma juga menegaskan telah bersurat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelidiki kasus lelang di KPU Bali.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5971 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan