Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Menyambut Saraswati, Denpasar Lestarikan Tiga Naskah Lontar Kuno

Selasa, 27 Oktober 2026, 10:52 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Menyambut Saraswati, Denpasar Lestarikan Tiga Naskah Lontar Kuno.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Denpasar melestarikan naskah kuno atau lontar sekaligus memperkuat literasi budaya Bali dalam rangka menyambut Hari Suci Saraswati pada 31 Oktober 2026 mendatang.

Kegiatan yang berlangsung di Perpustakaan Umum Kota Denpasar, Senin (26/10/2026), ini menjadi upaya menjaga warisan pengetahuan leluhur sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap aksara dan tradisi Bali.

Program tersebut dilaksanakan melalui Program Pelestarian Koleksi Nasional dan Naskah Kuno, khususnya pelestarian naskah kuno milik daerah kabupaten/kota.

Dalam kegiatan ini, Disperpusip Kota Denpasar melakukan konservasi terhadap tiga cakep lontar, yakni Budha Kecapi, Sila Kramaning Aguron-guron, dan Dharma Pamaculan dengan angka tahun 1991. Konservasi dilakukan untuk menjaga kondisi fisik naskah sekaligus mempertahankan pengetahuan yang terkandung di dalamnya.

Selain konservasi, kegiatan juga diisi dengan praktik menulis aksara Bali di atas lontar atau nyurat aksara Bali. Sebanyak 25 siswa SMP Negeri 2 Denpasar mengikuti kegiatan tersebut dengan tema perjuangan yang bersumber dari penggalan cerita pendek berbahasa Bali.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, mengatakan pelestarian naskah kuno tidak hanya berfokus pada perawatan fisik, tetapi juga menjaga isi, nilai, dan pengetahuan yang diwariskan melalui lontar.

“Pelestarian naskah kuno tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisiknya, tetapi juga dengan isi yang terkandung di dalam naskah atau lontar tersebut. Oleh karena itu, masyarakat perlu mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya merawat sekaligus mengenali nilai pengetahuan yang diwariskan melalui lontar,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelestarian naskah kuno merupakan langkah penting untuk memastikan warisan pengetahuan leluhur tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Upaya tersebut dilaksanakan melalui Bidang Deposit dan Pengembangan Perpustakaan.

Melalui program ini, Perpustakaan Umum Kota Denpasar diharapkan semakin berperan sebagai ruang belajar, pusat informasi, sekaligus sarana rekreasi edukatif yang memperkenalkan masyarakat pada kekayaan budaya Bali.

Disperpusip Kota Denpasar juga mengembangkan literasi budaya melalui kelas seni metembang, khususnya sekar agung bagi pemula. Kelas tersebut diharapkan dapat menarik minat pelajar dan masyarakat untuk mengenal serta mempelajari tradisi tembang Bali lebih mendalam.

Cokorda Gede Partha Sudarsana berharap rangkaian kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga warisan budaya sekaligus mendorong keterlibatan aktif dalam pelestarian naskah kuno dan pengembangan tradisi literasi Bali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/maw



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami