Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sampah Liar Cemari Hutan Suter Bangli, Pokdarwis Desak CCTV

Senin, 26 Oktober 2026, 14:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Sampah Liar Cemari Hutan Suter Bangli, Pokdarwis Desak CCTV.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Kawasan Hutan Suter, Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, kembali tercemar tumpukan sampah yang diduga dibuang secara ilegal pada malam hari. 

Sampah berupa sisa upakara, kelapa utuh, hingga plastik ditemukan di dua titik berbeda di jalur wisata penghubung Kintamani menuju Besakih.

Tumpukan sampah tersebut menimbulkan bau menyengat dan bahkan meluber hingga ke badan jalan. Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu kelestarian lingkungan serta mencoreng citra pariwisata Kintamani.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Abang Erawang, I Nengah Suratnata, mengecam aksi pembuangan sampah sembarangan tersebut. 

"Sejumlah petunjuk yang ditemukan di lokasi, mulai dari nota laundry hingga dokumen berkaitan dengan usaha di Kabupaten Badung," katanya, Senin (26/10/2026).

Meski demikian, asal sampah dan identitas pelaku masih perlu ditelusuri lebih lanjut. Sampah tersebut juga diduga dibuang di kawasan Hutan Suter karena kendaraan pengangkutnya tidak dapat membuang muatan di TPA Landih.

Pokdarwis Abang Erawang bersama relawan sebelumnya telah bergotong royong membersihkan tumpukan sampah di lokasi. Namun, upaya pembersihan dinilai tidak cukup untuk mencegah kejadian serupa tanpa pengawasan dan penindakan tegas.

Pokdarwis mendesak pemasangan kamera pengawas atau CCTV di titik-titik rawan pembuangan sampah liar. Selain itu, penindakan dan pemberian sanksi tegas terhadap pelaku dinilai mendesak agar kawasan Hutan Suter tidak terus dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami