Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pertamakali Dipentaskan Dalam Sejarah PKB
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Untuk pertamakalinya dalam sejarah penyelenggaraan PKB, dan baru menginjak yang ke-31, seni gamelan gambang ini mendapatkan kesempatan tampil. Seperti Rabu (17/6) tadi pagi, Sekaa gambang Candra Metu Banjar Kuanji Mengwi Badung mendapat jatah pertama tampil di kalangan Angsoka.
Meski penontonnya tidak begitu membludak, tapi untuk ukuran seni tradisional yang baru pertama kali tampil, mampu menyedot ratusan pengunjung PKB. Musik tradisional ala Bali yang memiliki 7 nada ini mampu menghibur penonton. Menurut Ketua Sekka Gambang Candra Metu Kwanji Mengwi, Made Ganda, belakangan ini fungsi seni gambangnya tidak hanya untuk keperluan pitra yadnya (ngaben), tapi juga belakangan sudah kian beragam, misalnya juga untuk upacara manusia yadnya seperti pernikahan, dan juga ngayah di Pura.
"Juga pernah ngayah di Besakih, dan pada upacara pemelaspasan Pura di Pemda Badung," ujar Made Ganda, di sela-sela pertunjukan gambangnya di arena PKB. Sekka gambangnya, kata Ganda, tidak hanya disewa di seputaran Badung saja, tapi juga hampir di seluruh kabupaten di Bali.
Ganda mengakui, selama ini pihaknya kesulitan mencari tukang gamelnya, pasalnya untuk menguasai keterampilan ini relatif sulit, bahkan seni gambang ini termasuk yang paling sulit di antara jenis gamelan lainnya.
"Tapi syukurlah sekarang saya sudah punya 11 orang penabuh," ujar Ganda dengan nada bangga. Dilihat dari usianya, di atas 30 tahun sampai 65 tahun. Sebelumnya, dia mengaku sangat sulit mencetak penabuh sampai terampil.
Menurut Ganda, untuk bisa terampil menguasai gamelan ini setidaknya dibutuhkan waktu 2 bulan, itupun kalau dilakukan serius. Dari 7 nada yang dimiliki gamelan ini, tidak semua nada bisa dihidupkan untuk setiap jenis tabuh. "Dua nada pasti mati untuk setiap jenis tabuh," jelas Ganda yang pensiunan guru ini.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5870 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4612 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2580 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2224 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2203 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan