Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Prabowo ‘Serang’ SBY : Apa yang Mau Dilanjutkan?
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aksi sindir menyindir dalam kampanye pemilihan presiden agaknya belum usai. Dalam kampanyenya di Lapangan Padanggalak Denpasar Bali hari ini, cawapres dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto secara terang-terangan mengkritik dan menyindir pasangan capres SBY-Boediono yang dinilai kurang berpihak pada rakyat kecil. Prabowo Subianto tampil bersama capres Megawati dalam kampanye yang digelar di Lapangan Padanggalak Denpasar. Kampanye dihadiri ribuan simpatisan baik dari Partai PDIP maupun Gerindra, dari beberapa kabupaten di Bali.
Dalam orasinya, Prabowo mengingatkan warga yang hadir untuk berhati-hati memilih calon presiden. Prabowo mengklaim hanya pasangan capres Megawati-Prabowo yang berpihak pada rakyat kecil dan berani menandatangani kontrak politik dengan rakyat Indonesia dari berbagai kalangan, mulai petani, buruh, hingga nelayan. Prabowo menyindir pasangan capres lainnya yang hanya ingat rakyat kecil sewaktu masa kampanye saja, setelah itu dilupakan. Selain itu, program pasangan capres lainnya juga dinilai tidak pro rakyat kecil dan hanya menguntungkan segelintir penduduk kaya di Indonesia.
Banyak iklan sekarang mengatakan pendidikan gratis, kesehatan gratis, rakyat hidupnya sudah senang, apa itu betul?, ujar Prabowo. Jadi jika Anda ingin perubahan ingat pilih nomor satu, tapi jika Anda sudah merasa hidup senang selama ini, ya silakan lanjutkan, apanya yang mau dilanjutkan? Apa mau melanjutkan ketidakadilan dan kemiskinan seperti sekarang ini?, imbuh Prabowo dengan semangatnya.
Selain menyerang slogan Lanjutkan milik pasangan SBY-Boediono, Prabowo juga memaparkan alasan dirinya mau menjadi calon wakil presiden Megawati. Kenapa saya mau jadi calon wakil presiden Ibu Mega, karena ada kesamaan nilai-nilai yang diperjuangkan yakni berjuang untuk rakyat kecil dan mempertahankan dasar negara Pancasila. Selain itu, kita juga butuh pemimpin yang sedikit bicara banyak bekerja daripada pemimpin yang pintar bicara tapi tidak bekerja dengan baik, ujar Prabowo.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli