Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 5 Mei 2026
Warga Badung Suspect Flu A Meninggal di RS Sanglah
Sanglah
Selasa, 14 Juli 2009,
20:54 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang warga lokal suspect flu A (H1N1), berinisial BS,55, meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit (RS) Sanglah Denpasar, Selasa (14/7). Korban meninggal itu berasal dari wilayah Kabupaten Badung Selatan, Bali.
Kepala Humas RS Sanglah, Gusti Agung Putra Wibawa saat dikonfirmasi mengelak menyebutkan nama lengkap korban dengan alasan masih merahasiakannya.
"Kami belum bisa menyebutkan nama lengkapnya, jadi cukup inisialnya saja BS, 55 tahun," ujar Agung Wibawa terkesan hati-hati.
Kematian korban BS, kata Agung Wibawa, belum bisa dipastikan akibat flu A/H1N1. Pasalnya korban masih dinyatakan suspect, dan belum dinyatakan positif terjangkit A/H1N1.
Sampel darahnya baru saja hendak dikirim ke Laboratorium di Jakarta, namun belum sampai dikirim korban keburu meninggal.
Korban sendiri masuk RS Sanglah Selasa pagi tadi sekitar pukul 05.00 wita. Setelah mendapat perawatan jam, sayang nyawa korban tak bisa diselamatkan, dia meninggal pukul 09.00 wita.
Menurut Agung Wibawa, selain dinyatakan suspect H1N1, korban juga menderita penyakit primer lainnya seperti TBC menahun, dan pembesaran jantung.
"Jadi, kami belum bisa memastikan korban positif terjangkit H1N1," ujarnya.
Saat ini, RS Sanglah masih merawat 6 pasien suspect flu A/H1N1, 2 WNI, dan 4 WNA dari 24 pasien yang pernah dirawat sejak munculnya penyakit yang menggegerkan dunia. (sss)
Kepala Humas RS Sanglah, Gusti Agung Putra Wibawa saat dikonfirmasi mengelak menyebutkan nama lengkap korban dengan alasan masih merahasiakannya.
"Kami belum bisa menyebutkan nama lengkapnya, jadi cukup inisialnya saja BS, 55 tahun," ujar Agung Wibawa terkesan hati-hati.
Kematian korban BS, kata Agung Wibawa, belum bisa dipastikan akibat flu A/H1N1. Pasalnya korban masih dinyatakan suspect, dan belum dinyatakan positif terjangkit A/H1N1.
Sampel darahnya baru saja hendak dikirim ke Laboratorium di Jakarta, namun belum sampai dikirim korban keburu meninggal.
Korban sendiri masuk RS Sanglah Selasa pagi tadi sekitar pukul 05.00 wita. Setelah mendapat perawatan jam, sayang nyawa korban tak bisa diselamatkan, dia meninggal pukul 09.00 wita.
Menurut Agung Wibawa, selain dinyatakan suspect H1N1, korban juga menderita penyakit primer lainnya seperti TBC menahun, dan pembesaran jantung.
"Jadi, kami belum bisa memastikan korban positif terjangkit H1N1," ujarnya.
Saat ini, RS Sanglah masih merawat 6 pasien suspect flu A/H1N1, 2 WNI, dan 4 WNA dari 24 pasien yang pernah dirawat sejak munculnya penyakit yang menggegerkan dunia. (sss)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 408 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 356 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 352 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026