Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Puisi Blues Bali Tampil Memikat di Pinto Khop
Banda Aceh
Kamis, 6 Agustus 2009,
10:27 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Empat orang seniman Bali tampil memikat di acara -uAceh International Literary Festival-. Saat mementaskan puisi blues di Pinto Khop, kelompok penyair dan musisi Bali ini mendapat sambutan meriah dari penonton yang hadir.
Saat pentas di Pinto Khop (5/8) kemarin, empat seniman Bali yakni Tan Lioe Ie (penyair senior), serta tiga orang musisi senior dari Bali Blues Island (BBI) yakni I Putu Indrawan, I Wayan Gede Subawa (Yande), serta I Nyoman Gariasa (Kabe), membawakan beberapa buah puisi yang diiringi musik blues.
Pentas seni unik ini tentu saja mendapat sambutan meriah dari penonton yang hadir, baik pecinta sastra dari dalam maupun luar negeri. Di panggung pentas, penonton bisa mengapresiasi dua seni sekaligus yakni puisi yang dibacakan Tan Lioe Ie dan alunan musik blues Putu Indrawan dan kawan-kawan.
-uKita tak menyangka sambutan penonton sangat antusias seperti ini. Sebagai wakil Bali kami merasa bangga bisa menampilkan suatu hal yang relatif baru dan berbeda, dan ini bisa diterima dengan baik oleh pecinta seni di Aceh. Mudah- mudahan ini bisa membuat perkembangan seni sastra di Aceh khususnya dan Nusantara umumnya semakin bergairah,- kata Putu Indrawan.
Empat orang seniman dari Kota Denpasar, Bali, Selasa (4/8) lalu bertolak ke Tanah Rencong, Nangroe Aceh Darusalam. Mereka tampil pada -uAceh International Literary Festival- yang merupakan bagian dari Pekan Kebudayaan Aceh ke-5. (bob)
Saat pentas di Pinto Khop (5/8) kemarin, empat seniman Bali yakni Tan Lioe Ie (penyair senior), serta tiga orang musisi senior dari Bali Blues Island (BBI) yakni I Putu Indrawan, I Wayan Gede Subawa (Yande), serta I Nyoman Gariasa (Kabe), membawakan beberapa buah puisi yang diiringi musik blues.
Pentas seni unik ini tentu saja mendapat sambutan meriah dari penonton yang hadir, baik pecinta sastra dari dalam maupun luar negeri. Di panggung pentas, penonton bisa mengapresiasi dua seni sekaligus yakni puisi yang dibacakan Tan Lioe Ie dan alunan musik blues Putu Indrawan dan kawan-kawan.
-uKita tak menyangka sambutan penonton sangat antusias seperti ini. Sebagai wakil Bali kami merasa bangga bisa menampilkan suatu hal yang relatif baru dan berbeda, dan ini bisa diterima dengan baik oleh pecinta seni di Aceh. Mudah- mudahan ini bisa membuat perkembangan seni sastra di Aceh khususnya dan Nusantara umumnya semakin bergairah,- kata Putu Indrawan.
Empat orang seniman dari Kota Denpasar, Bali, Selasa (4/8) lalu bertolak ke Tanah Rencong, Nangroe Aceh Darusalam. Mereka tampil pada -uAceh International Literary Festival- yang merupakan bagian dari Pekan Kebudayaan Aceh ke-5. (bob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2624 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026