Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 28 Agustus 2026
Puisi Blues Bali Tampil Memikat di Pinto Khop
Banda Aceh
Kamis, 6 Agustus 2009,
10:27 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Empat orang seniman Bali tampil memikat di acara “Aceh International Literary Festivalâ€. Saat mementaskan puisi blues di Pinto Khop, kelompok penyair dan musisi Bali ini mendapat sambutan meriah dari penonton yang hadir.
Saat pentas di Pinto Khop (5/8) kemarin, empat seniman Bali yakni Tan Lioe Ie (penyair senior), serta tiga orang musisi senior dari Bali Blues Island (BBI) yakni I Putu Indrawan, I Wayan Gede Subawa (Yande), serta I Nyoman Gariasa (Kabe), membawakan beberapa buah puisi yang diiringi musik blues.
Pentas seni unik ini tentu saja mendapat sambutan meriah dari penonton yang hadir, baik pecinta sastra dari dalam maupun luar negeri. Di panggung pentas, penonton bisa mengapresiasi dua seni sekaligus yakni puisi yang dibacakan Tan Lioe Ie dan alunan musik blues Putu Indrawan dan kawan-kawan.
“Kita tak menyangka sambutan penonton sangat antusias seperti ini. Sebagai wakil Bali kami merasa bangga bisa menampilkan suatu hal yang relatif baru dan berbeda, dan ini bisa diterima dengan baik oleh pecinta seni di Aceh. Mudah- mudahan ini bisa membuat perkembangan seni sastra di Aceh khususnya dan Nusantara umumnya semakin bergairah,†kata Putu Indrawan.
Empat orang seniman dari Kota Denpasar, Bali, Selasa (4/8) lalu bertolak ke Tanah Rencong, Nangroe Aceh Darusalam. Mereka tampil pada “Aceh International Literary Festival†yang merupakan bagian dari Pekan Kebudayaan Aceh ke-5. (bob)
Saat pentas di Pinto Khop (5/8) kemarin, empat seniman Bali yakni Tan Lioe Ie (penyair senior), serta tiga orang musisi senior dari Bali Blues Island (BBI) yakni I Putu Indrawan, I Wayan Gede Subawa (Yande), serta I Nyoman Gariasa (Kabe), membawakan beberapa buah puisi yang diiringi musik blues.
Pentas seni unik ini tentu saja mendapat sambutan meriah dari penonton yang hadir, baik pecinta sastra dari dalam maupun luar negeri. Di panggung pentas, penonton bisa mengapresiasi dua seni sekaligus yakni puisi yang dibacakan Tan Lioe Ie dan alunan musik blues Putu Indrawan dan kawan-kawan.
“Kita tak menyangka sambutan penonton sangat antusias seperti ini. Sebagai wakil Bali kami merasa bangga bisa menampilkan suatu hal yang relatif baru dan berbeda, dan ini bisa diterima dengan baik oleh pecinta seni di Aceh. Mudah- mudahan ini bisa membuat perkembangan seni sastra di Aceh khususnya dan Nusantara umumnya semakin bergairah,†kata Putu Indrawan.
Empat orang seniman dari Kota Denpasar, Bali, Selasa (4/8) lalu bertolak ke Tanah Rencong, Nangroe Aceh Darusalam. Mereka tampil pada “Aceh International Literary Festival†yang merupakan bagian dari Pekan Kebudayaan Aceh ke-5. (bob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4722 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2531 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2173 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1790 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1215 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026