Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Sistem Pencatatan Aset Daerah Amburadul
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Propinsi Bali menargetkan seluruh asset Pemda yang bermasalah dapat selesai pada akhir tahun ini. Hal ini untuk menghindari penilaian disclaimer (wajar dengan pengecualian) dari Badan pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun depan.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika pada keterangannya di Renon, Kamis (20/8) menyebutkan dari sekitar lebih dari Rp. 1 Triliyun nilai aset bermasalah pada tahun lalu, kini hanya tinggal sekitar Rp. 150 Milyar yang masih bermasalah.
Menurut Pastika, munculnnya permasalahan atas aset pemda selama ini karena tidak tercatat dengan baik.
”Ternyata ada barang yang tercatat di biro aset di SKPD gak ada, tetapi barangnya ada, atau sebaliknya,” ujar Mantan Kapolda Bali ini.
Pastika menyebutkan secara keseluruhan nilai aset pemda Bali yang sebelumnya bermasalah mencapai Rp. 2 Triliyun. Aset yang bermasalah tersebut sebagian besar merupakan aset yang diserahkan pemerintah pusat saat pemberlakuan otonomi daerah. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2829 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2040 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1988 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun