Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Pemudik Mulai Membludak, Petugas Tiket Kewalahan
Beritabali.com, Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kendati hari raya Idul Fitri masih seminggu lagi, namun arus pemudik yang keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk mulai membludak. Kontan hal ini menyebabkan petugas penjual tiket sedikit kewalahan.
Dari pantauan Beritabali.com, Senin (14/9), pemudik yang menggunakan sepeda motor tampak mulai membludak memenuhi loket penjualan tiket.
Selain aliran pemudik terus mengalir, lambatnya pelayanan petugas penjualan tiket juga menyebabkan membludaknya antrian di loket tersebut. Pasalnya, banyak pemudik yang yang tidak membawa uang pas untuk membeli tiket sehingga memperlambat transaksi.
Kendati berulang kali dihimbau agar tidak membawa barang dan penumpang berlebihan namun masih banyak pemudik yang tidak mengindahkannya.
Mereka tetap membawa barang dalam jumlah yang berlebihan yang ditaruh di belakang motornya dengan disangga oleh bambu maupun ranting kayu.
Selain itu, barang juga diletakkan pada ruang di sela-sela kemudi dengan sadel. Sementara di sadelnya sendiri duduk pengemudi dengan membonceng istri serta dua orang anaknya.
Kapolsek KP3 Gilimanuk AKP Nyoman Suparta, Senin (14/9) mengatakan kendati pemudik sudah mulai membludak namun belum mencapai puncaknya. “Mungkin pada H-3 dan H-2 merupakan puncak arus mudik,†katanya.
Untuk memperlancar pergerakan pemudik di loket pembelian tiket, Suparta menyarankan agar para pemudik menyediakan uang pas.
“Tolong disediakan uang pas agar pergerakannya
lancar,†harapnya. Suparta juga menghimbau kembali agar para pemudik tidak membawa barang maupun keluarga dalam jumlah yang berlebihan.
“Sesuaikan dengan kapasitas motor. Jangan berlebihan karena selain berbahaya untuk pengendara dan keluarganya duga akan membahaykan pengguna jalan lainnya,†katanya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun