Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Wartawan Jepang serbu "kapoltabes"
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sedikitnya enam wartawan Jepang, Rabu (30/9), bertemu dengan Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Drs. Gde Alit Widana di ruang kerjanya.
Para kuli tinta itu menanyakan sejauh mana kinerja aparat kepolisian dalam mengusut kasus kematian Rika Sano (33), yang ditemukan tewas terbunuh di semak belukar di depan Pasar Oleh-oleh Kampung Bali di Jalan Mertanadi Kuta.
Enam wartawan Jepang yang datang ke Poltabes Denpasar terdiri dari wartawan cetak dan elektronik.
Mereka tampak standby di ruangan tunggu untuk menanti Kombes Alit yang sedang rapat rutin bersama jajaran Kapolsek dan Kasat.
“Ada sekitar enam wartawan Jepang yang datang, bapak (Kapoltabes) sedang rapat dengan anggota di ruang rapat pimpinan,” ujar sumber petugas Rabu (30/9).
Setelah menanti dari pukul 10.00 Wita akhirnya mereka diperkenankan masuk oleh Kapoltabes sekitar pukul 10.30 Wita.
Tidak ada yang mengetahui apa yang dibicarakan ke enam wartawan dan Kapoltabes di dalam ruangan.
Namun usai melakukan pembicaraan, Kapoltabes mengakui, kedatangan para wartawan Jepang untuk menanyakan sejauh mana pengusutan yang dilakukan jajaran Poltabes Denpasar, menyusul kasus kematian Rika Sano yang tewas mengenaskan di semak belukar di Jalan Mertanadi Kuta.
“Saya sudah jelaskan semua, dari awal terkait kasus yang dialami dua korbannya (Mayumi dan Rika Sano),” jelasnya.
Kapoltabes mengatakan, pihaknya sudah sangat koorperatif menjelaskan kepada publik Jepang terkait kasus kematian Sano. Termasuk, menjelaskan sejauh mana pengusutan yang dilakukan jajaran Poltabes Denpasar.
“Kasus ini dialami wisatawan di Bali dan kita harus benar benar kerja keras,” ucapnya.
Saking sibuknya mengungkap kasus kematian Sano, Kombes Alit dikabarkan tidak bisa tidur selama tiga hari berturut turut, pasca penemuan mayat Sano, Senin (28/9) lalu.
“Iya nih, badan saya lesu sekali, gak bisa tidur, suara juga agak parau, ha ha ha,” ujarnya sambil tertawa.
Meski begitu, Kombes Alit mengakui tidak akan kenal menyerah untuk mengusut kasus kematian Sano. Pihaknya telah mengerahkan personil bantuan dari Polda Bali untuk mencari pelaku.
“Saya harap doa masyarakat agar pelakunya cepat tertangkap,” tandasnya. (spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 955 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 783 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 603 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 561 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik