Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Diduga Ada Pungutan Liar
Beritabali.com, Pengambengan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Puluhan penduduk pendatang (duktang) yang terjaring dalam razia kependudukan, Rabu (7/10) mengaku telah membayar sejumlah uang kepada pihak RT setempat. Besaran yang dipatok tidak menentu.
Dari keterangan dari salah seorang duktang yang namanya tidak mau dionlinekan terungkap selama ia tinggal Pengambengan, setiap bulannya dia diwajibkan membayar sejumlah dana yang dipungut oleh petugas RT setempat. Besarannya tidak tentu antara Rp. 10 ribu sampai Rp. 20 ribu.
Namun saya tidak pernah diberikan kwitansi tanda terima, sehingga tidak bisa dibuktikan, tandasnya. Menurutnya, uang yang disetorkannya itu untuk biaya keamanan. Kalau saya tidak mau bayar diancam akan dilaporkan ke polisi, terangnya.
Keterangan duktang ini juga dibenarkan oleh sebagian besar duktang lainnya yang terjaring dalam razia tersebut. Iya, saya juga diperlakukan seperti itu, ujar duktang lainnya di Markas Satpol PP Jembrana, Rabu (7/10).
Sementara itu Kasi Operasional Trantib, IB. Brahmantara seijin Kasat. Pol.PP I Ketut Wiratma, ketika dikonfirmasi Rabu (7/10) tidak dibenarkan adanya pungutan-pungutan seperti itu termasuk kepada duktan lantaran dasar hukumnya tidak ada.
Itu namanya pungutan liar alias pungli. Kalau ada kejadian seperti itu, saya minta agar diminta bukti pembayarannya agar bisa kita tindak lanjuti, tegasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 407 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 356 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 351 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang