Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Diduga Ada Pungutan Liar

Beritabali.com, Pengambengan

Rabu, 7 Oktober 2009, 15:23 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Puluhan penduduk pendatang (duktang) yang terjaring dalam razia kependudukan, Rabu (7/10) mengaku telah membayar sejumlah uang kepada pihak RT setempat. Besaran yang dipatok tidak menentu.


Dari keterangan dari salah seorang duktang yang namanya tidak mau dionlinekan terungkap selama ia tinggal Pengambengan, setiap bulannya dia diwajibkan membayar sejumlah dana yang dipungut oleh petugas RT setempat. Besarannya tidak tentu antara Rp. 10 ribu sampai Rp. 20 ribu.



Namun saya tidak pernah diberikan kwitansi tanda terima, sehingga tidak bisa dibuktikan, tandasnya. Menurutnya, uang yang disetorkannya itu untuk biaya keamanan. Kalau saya tidak mau bayar diancam akan dilaporkan ke polisi, terangnya.

Keterangan duktang ini juga dibenarkan oleh sebagian besar duktang lainnya yang terjaring dalam razia tersebut. Iya, saya juga diperlakukan seperti itu, ujar duktang lainnya di Markas Satpol PP Jembrana, Rabu (7/10).


Sementara itu Kasi Operasional Trantib, IB. Brahmantara seijin Kasat. Pol.PP I Ketut Wiratma, ketika dikonfirmasi Rabu (7/10) tidak dibenarkan adanya pungutan-pungutan seperti itu termasuk kepada duktan lantaran dasar hukumnya tidak ada.


Itu namanya pungutan liar alias pungli. Kalau ada kejadian seperti itu, saya minta agar diminta bukti pembayarannya agar bisa kita tindak lanjuti, tegasnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami