Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Diduga Ada Pungutan Liar
Beritabali.com, Pengambengan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Puluhan penduduk pendatang (duktang) yang terjaring dalam razia kependudukan, Rabu (7/10) mengaku telah membayar sejumlah uang kepada pihak RT setempat. Besaran yang dipatok tidak menentu.
Dari keterangan dari salah seorang duktang yang namanya tidak mau dionlinekan terungkap selama ia tinggal Pengambengan, setiap bulannya dia diwajibkan membayar sejumlah dana yang dipungut oleh petugas RT setempat. Besarannya tidak tentu antara Rp. 10 ribu sampai Rp. 20 ribu.
Namun saya tidak pernah diberikan kwitansi tanda terima, sehingga tidak bisa dibuktikan, tandasnya. Menurutnya, uang yang disetorkannya itu untuk biaya keamanan. Kalau saya tidak mau bayar diancam akan dilaporkan ke polisi, terangnya.
Keterangan duktang ini juga dibenarkan oleh sebagian besar duktang lainnya yang terjaring dalam razia tersebut. Iya, saya juga diperlakukan seperti itu, ujar duktang lainnya di Markas Satpol PP Jembrana, Rabu (7/10).
Sementara itu Kasi Operasional Trantib, IB. Brahmantara seijin Kasat. Pol.PP I Ketut Wiratma, ketika dikonfirmasi Rabu (7/10) tidak dibenarkan adanya pungutan-pungutan seperti itu termasuk kepada duktan lantaran dasar hukumnya tidak ada.
Itu namanya pungutan liar alias pungli. Kalau ada kejadian seperti itu, saya minta agar diminta bukti pembayarannya agar bisa kita tindak lanjuti, tegasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun