Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Tutup Jalan Raya, Honda Racing Diprotes Warga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Warga Kota Singaraja protes dengan aksi penutup jalan raya yang dilakukan oleh panitia Honda Racing, Coaching Clinic di Jalan Dewi Sartika Selatan dan Jalan Udayana Singaraja. Sebab kegiatan itu digelar secara tiba-tiba tanpa ada sosialisasi.
Ruas jalan yang ditutup Honda Racing, Coaching Clinic, Sabtu (30/10) merupakan jalur utama yang menuju sejumlah kawasan penting di Kota Singaraja.
Jalan Dewi Sartika merupakan kawasan perkantoran dan perumahan elite para dosen Undiksha Singaraja menuju ke Kampus Undiksha. Jalan Dewi Sartika sambung dengan Jalan Udayana yang merupakan jalur ramai.
Di Jalan Udayana persis digelar Honda Racing itu terdapat Kampus Unidiksha, TK Labaratorium Undiksha, SD Laboratorium Undiksha, SMP dan SMA Laboratorium Undiksha.
Selain itu, di kawasan itu juga terdapat sport center Bhuwana Patra yang sangat ramai dimanfaatkan masyarakat pada hari Sabtu dan Minggu.
“Kok seenaknya saja menutup jalan raya begini. Kami mahasiswa kesulitan masuk dan keluar kampus. Semestinya ada pemberitahuan terlebih dahulu ke masyarakat, bukan main tutup begini. Memangnya jalan ini milik Honda?” protes beberapa mahasiswa yang terperangkap dalam kemacetan lantaran jalan ditutup oleh panitia kegiatan tersebut.
Bukan hanya dari arah Jalan Udayana yang mengeluh. Tetapi pengguna jalan dari arah Jalan Dewi Sartika Utara ke Dewi Sartika Selatan, Jalan Teleng dan Jalan Nusa Indah pun mengeluh.
“Ini jalan umum, kalau dipakai untuk kegiatan harus disosialisasikan kepada masyarakat lewat radio dan Koran. Bukan ditutup secara diam-diam begini,” gerutu pengendara mobil yang terpaksa memutar kendaraannya.
Akibat penutupan Jalan Dewi Sartika Selatan dan sebagian Jalan Udayana, arus lalulintas menjadi kacau. Terutama di Jalan Udayana karena puluhan ribu siswa dan mahasiswa Undiksha terhambat tidak bisa keluar dari areal sekolah dan kampus.
Sementara panitia terus menggelar kegiatannya tanpa menghiraukan protes masyarakat Kota Singaraja dan sekitarnya. Bahkan, wartawan yang hendak mengkonfirmasikan kegiatan itu pun tidak dihiraukan panitia.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun