Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Megawati Cuek, Sudana Kecewa dan Sakit Hati

Beritabali.com, Tabanan

Kamis, 21 Januari 2010, 18:00 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Kedatangan pengurus DPC PDIP Tabanan ke Jakarta untuk menanyakan turunnya rekomendasi jilid II 'dicuekin' Ketua Umum DPP PDIP Megawati Sukarnoputri. Sikap ini sangat disayangkan oleh Ketua DPC PDIP Tabanan I Made Sudana yang ikut langsung ke Jakarta.

Sikap cuek ditunjukkan Ketua Umum DPP PDIP Megawati terhadap jajaran DPC PDIP Tabanan saat datang ke Jakarta saat menanyakan turunnya rekomendasi jilid II. Hal ini disayangkan oleh Ketua DPC PDIP Tabanan I Made Sudana.

Kekecewaan Sudana sangat beralasan, karena selama meminta penjelasan DPP PDIP di Jakarta, rombongan DPC PDIP tidak berhasil menemui Megawati.

Padalah, kata politisi gaek asal Selememade Barat ini, kedatangannya ke DPP PDIP Jakarta guna berkoordinasi tentang masalah yang terjadi di Tabanan pasca turunnya rekomendasi jilid II untuk mengusung paket Putu Eka Wiryastuti Komang Gde Sanjaya (Eka-Jaya) dan menganulir pemegang rekomendasi sebelumnya, Wayan Sukaja.

Saya jadi mengukur diri, ketika Ibu (Megawati) datang ke Tabanan kami sambut dengan belasan gambelan bleganjur sebagai penghormatan. Ketika rakyatnya bertamu ke Jakarta untuk koordinasi masalah daerahnya, kok diterima seperti itu."

"Beginikah cara sang pemimpin menerima rakyatnya, ujar Sudana, Kamis (21/1). Sikap Megawati itu membuat Sudana kecewa dan sakit hati. Saya datang ke Jakarta bukan untuk urusan pribadi, tapi urusan daerah, jelasnya miris.

Kekecewaaan Sudana bertambah ketika paket jilid II masih diberikan legalitas atau pengakuan yang sah, meski kemelut dan kisruh politik kini makin memanas di Kabupaten Tabanan. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami