Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Baru BCA yang Serahkan Rekaman CCTV
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berdasarkan laporan kepolisian daerah Bali (Polda) Bali hingga saat ini baru satu Bank yang telah menyerahkan rekaman kamera pengintai (CCTV) yang terpasang pada mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Bank tersebut yaitu Bank BCA.
Padahal sebelumnya Bank Indonesia (BI) melaporkan terdapat 6 bank yang nasabahnya menjadi korban pembobolan kartu ATM yaitu BCA, BII, BNI, BRI, Mandiri dan Permata.
Kabid Humas Polda Bali Gde Sugianyar pada keteranganya di Denpasar (31/1) menyatakan Polda Bali memerlukan rekaman CCTV untuk membantu mengungkap pelaku dan modus operasiya. Namun saying hasil rekaman CCTV yang diterima dari bank BCA kurang baik. Apalagi dari hasil rekaman CCTV terlihat pelaku menggunakan helm (pelindung kepala) untuk menutupi wajah.
Tidak bisa teridentifikasi pelakunya karena menggunakan helm dan sebagainya ada juga yang rekamannya tidak sempurna ungkap Gde Sugianyar.
Kabid Humas Polda Bali Gde Sugianyar mengakui dari hasil pemantauan Polda Bali menunjukkan tidak semua ATM di Bali dilengkapi dengan CCTV. Selain itu dari CCTV yang terpasang pada mesin ATM tidak beroperasi secara maksimal. Padahal di seluruh Bali terdapat sekitar 1500 mesin ATM yang terpasang.(mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2311 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1934 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun