Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Serangan Rabies Makin Mengkhawatirkan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ancaman gigitan anjing rabies di Jembrana makin mengkhawatirkan saja. Belakangan ada kesan pihak RSUD Negara sangat lamban dalam menangani warga yang digigit anjing.Sebelum diberikan VAR, ada prosedur harus menunggu anjingnya mati dulu, untuk mengetahui apakah benar anjing tersebut mengidap rabies.Guna mengatasi masalah tersebut Bupati Jembrana I Gede Winasa, tidak mau kecolongan dan menunggu banyak korban akibat gigitan anjing.
Jika sebelumnya pihaknya hanya konsentrasi pada daerah KLB, kini menurut Winasa, perlu ada tindakan lebih dalam mengatasi kekhawatiran warganya.Winasa menegaskan, jumlah VAR di RSU Negara sejatinya sudah cukup dengan menyediakan 50 VAR setiap bulannya. Bagi saya gigitan anjing yang dicurigai rabies, korbannya harus segera diberikan VAR, tegasnya.Menurut Winas, sebelumnya pihaknya telah menyiapkan 400 VAR ditambah 20 VAR bantuan provinsi.
Namun sebelum rabies menyerang Jembrana, VAR sudah digunakan untuk pasien rabies dari Tabanan.Wakil Ketua Komisi A DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa menilai, dalam melakukan penanganan terhadap korban rabies, masih terkesan ada diskrimasi dan tidak ditangani dengan cepat. Sugiasa khawatir, apabila pola tersebut terus dilakukan bukan tidak mungkin korban rabies akan bertambah banyak.Ia juga tidak menginginkan, persoalan dana dijadikan alasan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kami akan memanggil Kadis Kesehatan untuk menjelaskan persoalan ini dan mencari jalan keluar yang terbaik bagi rakyat Jembrana ujar Sugiasa.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun