Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Penanggulangan Terkendala Populasi Anjing Liar yang Tinggi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika Mengakui tingginya populasi anjing liar menjadi salah satu kendala utama dalam penanggulangan rabies di Bali.Hal tersebut disampaikan Made Mangku Pastika disela-sela acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Tabanan, hari ini (13/8).
Pastika menyatakan dari sekitar 500.000 ekor populasi anjing di Bali diperkirakan sekitar 450.000 ekor anjing masuk dalam kategori anjing liar."Hanya sekitar 50.000 ekor anjing yang benar-benar dipelihara dan dirawat," jelasnya.Menurut Pastika, tingginya populasi anjing liar menyebabkan kasus gigitan juga tinggi. Hal ini akan berdampak pada peningkatan pemintaan vaksin anti rabies.
Kebutuhan Vaksin Anti rabies (VAR) di Bali mencapai 370 dosis vaksin per hari.Belum lagi vaksin tetanus, biaya perawatannya, jadi cukup mahal dan terkuras anggaran kita hanya untuk itu, Pastika.Mangku Pastika menegaskan yang terpenting dalam pengendalian rabies saat ini adalah kesadaran masyarakat untuk memelihara anjingnya. Sebab terdapat kecenderungan di masyarakat Bali untuk melepas liarkan anjing peliharaannya.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2328 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1973 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1597 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun