Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Waspadai Gerakan PNS
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat mengingatkan KPU Kabupaten Jembrana untuk mewaspada aksi penggalangan dukungan pegawai negeri sipil (PNS) dalam pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Kabupaten Jembrana. Peringatan ini disampaikan atas kecurigaan terhadap adanya gerakan secara terstruktur untuk memenangkan salah satu calon pasangan bupati dan wakil bupati secara tidak sah.
Anggota KPU Pusat I Gusti Putu Artha dalam keteranganya di Denpasar (14/11) menyatakan upaya-upaya terstruktur untuk memenangkan salah satu calon secara tidak sah sangat jelas terlihat. Seperti penggalangan dukungan melalui PNS dan kepala desa untuk menolak tahapan pilkada yang telah ditetapkan .
Menurut Artha, jika kekacauan tahapan pilkada Jembrana terjadi maka tidak mustahil Pilkada Jembrana terpaksa harus di ulang. Kalau di ulang maka saya pastika Jembrana dalam satu semester tidak akan mempunyai pemimpin dan yang dirugikan itu rakyat tutur I Gusti Putu Artha.
Anggota KPU Pusat I Gusti Putu Artha juga kembali mengingatkan KPU Jembrana untuk mewaspadai aksi bantuan sumbangan social yang merupakan salah satu bentuk politik uang.
Sementara berdasarkan data KPU Jembrana tercatat 4 pasangan calon bupati dan wakil yang akan bertarung pada 27 Desember mendatang. Diantaranya pasangan Dendra-Sumantra,
pasangan Artha-Kembang, pasangan calon Patriana-Subanda dan pasangan calon Kartikajaya-Ciptanegara.(mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 477 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 385 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 318 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan