Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bali Alami Kelebihan Kamar Hingga 9.800 Kamar

Beritabali.com, Denpasar

Jumat, 24 Desember 2010, 15:55 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Hasil penelitian Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata bersama Universitas Udayana terhadap ketersediaan kamar hotel hingga villa dan pondok wisata di Bali menunjukkan bahwa Bali telah mengalami kelebihan kamar mencapai 9.800 kamar.

Hasil penelitian tersebut juga memperlihatkan bahwa jumlah kamar hotel yang ada saat ini di Bali yang mencapai 55.000 kamar cukup untuk memenuhi kebutuhan jumlah kamar hotel hingga 2015 mendatang.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Pariwisata Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata Hengky Hermantoro pada keterangan persnya di Denpasar, Jumat (24/12) mengungkapkan dengan jumlah kamar yang telah melebihi kebutuhan seharusnya Bali melakukan moratorium pembangunan hotel hingga 5 tahun kedepan. Jika diperlukan kebijakan moratorium tersebut juga diimplementasikan dalam bentuk peraturan daerah (perda).

�Harus ada perda, keputusan gubernur atau bahkan keputusan bupati agar kebijakan moratorium menjadi lebih kuat,� tegas Hengky Hermantoro.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Pariwisata Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata Hengky Hermantoro menegaskan moratorium pembangunan hotel juga diperlukan untuk menjaga keserasian dengan daya dukung lingkungan.

Sementara menanggapi seringnya hotel di Bali mengalami over booking atau kelebihan pemesanan, henky menegaskan kelebihan pemesanan kamar hotel hanya terjadi di kawasan Bali selatan seperti Nusa Dua, Kuta, dan Sanur.

Padahal hotel-hotel di Bali utara, Timur dan Barat masih kosong. Kondisi ini terjadi karena belum meratanya distribusi wisatawan di Bali. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami