Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Stress Karena Penyakit, Feri Gantung Diri
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang warga Kelurahan Banjar Tengah Negara, Nyoman Feri Wirata (44) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di lubang angin pintu rumahnya, diperkirakan korban bunuh diri lantaran stress dengan penyakitnya.
[pilihan-redaksi]
Mayat Feri, ditemukan pertama kali oleh bibinya Desak Kade Wenten, Kamis (10/3) pagi sekitar pukul 05.30 wita, tergantung pada pintu rumah.
Korban yang saat ditemukan memakai pakaian lengkap, celana abu-abu dan kemeja putih lengan panjang, sudah dalam kondisi meninggal dunia, diperkirakan korban nekat melakukan aksi gantung diri ini lantaran sudah lama menderita maag kronis dan sakit kulit bersisik.
Kerabat korban menyampaikan bahwa Feri yang masih membujang ini sebelumnya bekerja di Denpasar, sebelum Galungan pulang ke Negara karena sakit. "Korban sempat masuk rumah sakit karena maagnya yang kronis,"ujar bibi korban.
Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban kecuali luka jeratan tali pada leher, sehingga disimpulkan, korban meninggal dunia akibat gantung gantung diri.
Setelah polisi dan dokter dari puskesmas Kaliakah melakukan pemeriksaan, jenasah Feri langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5969 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2302 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan