Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
30 Insinyur India Survey Lokasi Bandara Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
30 orang insinyur asal India saat ini sedang melakukan survey di Buleleng Bali untuk mencari lokasi pembangunan bandara baru. Survey ini diharapkan selesai dalam waktu 3 bulan.
[pilihan-redaksi]
"Saat ini 30 insinyur dari India sedang melakukan survey di wilayah Buleleng. Mereka akan mencari titik titik lokasi yang paling cocok untuk dibangun bandara. Jadi biarkan mereka bekerja dulu," kata Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik di Kuta (14/4/2011).
Survey yang dilakukan para insinyur India, kata Wacik, ini untuk mencari lokasi yang paling tepat untuk pembangunan bandara dengan kriteria aman jauh dari pegunungan, aman untuk jangka waktu 100 hingga 200 tahun ke depan, dan beberapa pertimbangan teknis lainnya.
"Membangun bandara ini tidak bisa main-main, sekali bangun untuk 100 hingga 200 tahun ke depan. Jadi tidak bisa didasarkan atas pertimbangan kepentingan kelompok tertentu seperti kelompok pemilik tanah," ujar Wacik.
Survey lokasi bandara baru di Buleleng ini, kata Jero Wacik, harus selesai dalam waktu 3 bulan. Setelah itu akan diputuskan di wilayah mana bandara baru Buleleng akan dibangun nantinya.
"Bandara baru di Buleleng ini diharapkan sudah selesai dibangun dan bisa didarati pesawat pada tahun 2014. Investornya kita sudah ada, yakni dari India. Pembangunannya akan menghabiskan biaya antara Rp 1,5 hingga Rp 2 trilyun," ujarnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8164 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5679 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3550 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2402 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan