Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Intrusi Air Laut di Sanur Capai 600 M ke Darat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Intrusi air laut di kawasan Sanur kini telah mencapai 600 meter ke arah darat. Tingginya tingkat intrusi di kawasan wisata Sanur akibat tingginya volume pengambilan air bawah tanah.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium BLH Bali Gede Suarjana ketika ditemui di Renon (21/4) menyatakan intrusi air laut kini tidak saja menyebabkan beberapa tanaman menjadi mati tetapi juga membawa ancaman kemiringan tanah akibat kosongnya rongga-rongga air dalam tanah.
"Rongga-rongga air ini akan kosong, nah bisa jadi akan terjadi kemiringan bangunan di daerah pinggir pantai. Bagaimana caranya? Harus menyiapkan cadangan-cadangan air yang bisa masuk ke dalam tanah, seperti menyiapkan kamuflase gundukan, kemudian lubang resapan, sumur resapan biopori dan lain sebagainya," kata Gede Suarjana.
Suarjana menyebutkan penggunaan air bawah tanah yang berlebihan secara rata-rata terjadi di kawasan wisata seperti Sanur, Kuta dan Nusa Dua. Menurut Suarjana, pemerintah provinsi Bali kini telah menyiapkan kebijakan pembatasan penggunaan air bawah tanah.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4528 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun