Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Kronologis Penemuan 3 Mayat di Jembrana
BERITABALI.COM, DENPASAR.
3 Mayat yang ditemukan warga di Desa Yeh Embang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, dipastikan keluarga Made Purnabawa beserta istri dan putrinya yang sebelumnya dinyatakan hilang oleh keluarganya. Berikut kronologis ditemukannya ketiga mayat ini di Kabupaten Jembrana. Pada hari Senin sekitar pukul 7 pagi waktu setempat ditemukan mayat tak dikenal di sebuah kebun milik Gusti Kadek Dandra (60), di Banjar Sumbul, Desa Yeh Embang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Mayat ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama I Gusti Putu Agung Yasa (55) saat hendak buang air besar.
Temuan ini selanjutnya diberitahukan kepada adiknya yang bernama Gusti Agung Sutarsa untuk memastikan bahwa itu memang mayat. Temuan mayat ini kemudian dilaporkan ke kelian atau kepala banjar setempat. Mayat yang ditemukan berkelamin laki laki dan menggunakan celana pendek kain warna hitam, baju kaos warna hitam, dan pada bagian tangan kanan dan kiri mempunyai tato.
Berdasarkan keterangan warga setempat, bau tersebut mulai tercium sejak 4 hari yang lalu, namun warga mengira itu bangkai anjing. Setelah dilakukan evakuasi terhadap penemuan mayat laki-laki, di bagian bawahnya ditemukan kembali satu mayat perempuan yang menggunakan pakaian singlet warna merah muda dan tanpa menggunakan celana.
Ditemukan juga barang-barang berupa boneka kelinci warna pink, bantal berbentuk hati, bed cover warna coklat tua, HP blackberry warna hitam, HP nexian warna putih, remote tv, sandal jepit warna hitam dan kayu berukuran 60 centimeter. Kemudian kurang lebih 10 meter dari lokasi penemuan 2 mayat tersebut ditemukan kembali 1 mayat perempuan yang diperkirakan berusia sembilan tahun yang terbungkus bedcover.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun