Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Anak 8 Tahun di Bali Meninggal Akibat Flu Burung
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar melaporkan adanya seorang anak berumur 8 tahun asal Kintamani Bangli meninggal dunia setelah mengalami sakit dengan gejala menyerupai flu burung.
Anak perempuan berinisial NP meninggal pada pukul 22.15 Wita kemarin malam, setelah mengalami syok berat. NP sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangli sebelum dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar.
Sekretaris Tim Penanggulangan Flu Burung RSUP Sanglah Denpasar dr. Ken Wirasandhi mengungkapkan dari keterangan keluarga, pasien sebelumnya sempat kontak dengan unggas 2 bulan lalu. Begitu juga dari hasil uji laboratorium dan foto rontgen menunjukkan kondisi pasien positif flu burung.
“Dari pemeriksaan laboratorium yang dilakukan di rumah sakit Bangli dan foto rontgen memang arahnya flu burung, kemudian kita melakukan penegasan diagnosa lebih pasti dengan melakukan serial foto dan VCR memang arahnya positif, sehingga penegakan diagnosa saat ini boleh kita katakana flu burung,” tegas dr. Ken Wirasandhi.
Ken Wirasandhi mengakui korban sebenarnya dapat ditolong jika mendapatkan obat Tamiflu dalam waktu 2 kali 24 jam setelah mengalami gejala flu burung. Sejak Januari tahun ini tercatat 2 orang telah meninggal dunia akibat flu burung. Sebelumnya seorang anak berumur 12 tahun juga meninggal akibat flu burung pada Februari lalu.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4532 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2343 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1995 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1048 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun