Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Berburu Angelina di Game Pemburu Koruptor
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Memerangi tindak pidana korupsi dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya lewat game atau permainan komputer 'Pemburu Koruptor'. "Dalam game pemburu koruptor ini, pemain game diajak untuk memburu dan menangkap delapan sosok koruptor yang ada dalam permainan game," jelas pembuat game ini, Putu Sudiarta, di Denpasar (31/8/2012).
8 sosok koruptor yang diburu dalam permainan game ini dibuat menyerupai sosok terkenal seperti sosok mirip Gayus Tambunan, sosok mirip Nazarudin, sosok mirip Angelina Sondakh, sosok mirip Miranda Gultom, hingga sosok mirip Anggodo. "Dalam game ini, koruptor yang berhasil ditangkap kemudian dimasukkan ke ruang tahanan bawah tanah. Pemain game ini juga diajak untuk mencegah agar koruptor yang telah ditangkap tidak sampai kabur dari tahanan bawah tanah," imbuh Putu.
Menurut Putu, game yang diberi nama pemburu koruptor ini dibuat awal Juli 2012 lalu. Permainan komputer yang dikerjakan bersama-sama dengan mahasiswa ITS dan siswa SMK di Denpasar ini dibuat hanya dalam tempo 4 minggu.
"Sosok koruptor yang ada dalam game ini dapat di update atau diperbaharui sesuai data koruptor terbaru dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Jadi nama sosok koruptor di game ini bisa berubah-ubah,"jelas Putu. Game yang bisa diperoleh secara gratis lewat android market ini, rencananya akan disebar ke sekolah-sekolah.
" Ini sebagai bentuk edukasi anti korupsi untuk generasi muda Indonesia. Lewat game ini, para koruptor akan mendapat sanksi sosial,"pungkasnya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan