Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Kemarau Panjang, Petani Patas Gagal Panen Cabe
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kekeringan yang melanda Buleleng tidak saja mengakibatkan kekurangan pasokan air pada sejumlah desa. Kemarau panjang kali ini juga mengakibatkan para petani cabe di Desa Patas Kecamatan Gerokgak gagal panen. Tanaman milik petani itu hangus terbakar akibat panasnya cuaca.
“ Hasil pertanian gagal karena kekurangan air dan kondisi ini mengakibatkan kegagalan panen khususnya pada tanaman cabe. Kondisi ini menyebabkan banyak warga hidup dalam kesulitan ekonomi karena tidak memiliki penghasilan,” papar Perbekel Desa Patas Nyoman Subrata, Kamis (13/9/2012).
Di konfirmasi terpisah, Camat Gerokgak, Putu Kariaman Putra membenarkan kondisi yang menimpa para petani cabe di Desa Patas akibat kelangkaan air. ” Ya benar, tapi hanya di Desa Patas. Desa lain di Kecamatan Gerokgak masih normal saja. Seperti Desa Gerokgak, kondisi pengairan normal karena air bendungan masih normal, ini disebabkan oleh situasi kemarau yang panjang,” paparnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah kebun tanaman cabe yang luasnya mencapai hektaran kering kerontang dan tanaman cabe yang menjadi salah satu andalan penghasilan warga setempat di musim kemarau hangus terbakar oleh teriknya sinar matahari.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun