Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Kemarau Panjang, Petani Patas Gagal Panen Cabe
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kekeringan yang melanda Buleleng tidak saja mengakibatkan kekurangan pasokan air pada sejumlah desa. Kemarau panjang kali ini juga mengakibatkan para petani cabe di Desa Patas Kecamatan Gerokgak gagal panen. Tanaman milik petani itu hangus terbakar akibat panasnya cuaca.
“ Hasil pertanian gagal karena kekurangan air dan kondisi ini mengakibatkan kegagalan panen khususnya pada tanaman cabe. Kondisi ini menyebabkan banyak warga hidup dalam kesulitan ekonomi karena tidak memiliki penghasilan,” papar Perbekel Desa Patas Nyoman Subrata, Kamis (13/9/2012).
Di konfirmasi terpisah, Camat Gerokgak, Putu Kariaman Putra membenarkan kondisi yang menimpa para petani cabe di Desa Patas akibat kelangkaan air. ” Ya benar, tapi hanya di Desa Patas. Desa lain di Kecamatan Gerokgak masih normal saja. Seperti Desa Gerokgak, kondisi pengairan normal karena air bendungan masih normal, ini disebabkan oleh situasi kemarau yang panjang,” paparnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah kebun tanaman cabe yang luasnya mencapai hektaran kering kerontang dan tanaman cabe yang menjadi salah satu andalan penghasilan warga setempat di musim kemarau hangus terbakar oleh teriknya sinar matahari.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1002 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 807 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 623 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 582 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik