Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kemarau Panjang, Petani Patas Gagal Panen Cabe

Kamis, 13 September 2012, 08:24 WITA Follow
Beritabali.com

kabarbuleleng.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Kekeringan yang melanda Buleleng tidak saja mengakibatkan kekurangan pasokan air pada sejumlah desa. Kemarau panjang kali ini juga mengakibatkan para petani cabe di Desa Patas Kecamatan Gerokgak gagal panen. Tanaman milik petani itu hangus terbakar akibat panasnya cuaca.

“ Hasil pertanian gagal karena kekurangan air dan kondisi ini mengakibatkan kegagalan panen khususnya pada tanaman cabe. Kondisi ini menyebabkan banyak warga hidup dalam kesulitan ekonomi karena tidak memiliki penghasilan,” papar Perbekel Desa Patas Nyoman Subrata, Kamis (13/9/2012).

Di konfirmasi terpisah, Camat Gerokgak, Putu Kariaman Putra membenarkan kondisi yang menimpa para petani cabe di Desa Patas akibat kelangkaan air. ” Ya benar, tapi hanya di Desa Patas. Desa lain di Kecamatan Gerokgak masih normal saja. Seperti Desa Gerokgak, kondisi pengairan normal karena air bendungan masih normal, ini disebabkan oleh situasi kemarau yang panjang,” paparnya.

 

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah kebun tanaman cabe yang luasnya mencapai hektaran kering kerontang dan tanaman cabe yang menjadi salah satu andalan penghasilan warga setempat di musim kemarau hangus terbakar oleh teriknya sinar matahari

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami