Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Kemendikbud Sosialisasi Indonesia Berkarakter
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberi perhatian bagi tumbuhnya berbagai tradisi di Indonesia. Ini dilakukan untuk memperkuat karakter bangsa dalam menghadapi tantangan global.
"Kebudayaan itu sangat kompleks, sehingga bagaimana kita bisa membantu masyarakat dan bangsa kita untuk berhadapan dengan peradaban global," ujar Kasubdit Internalisasi Nilai Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dr Dyah Chitraria Liestyati di sela Sosialisasi dan Kampanye Media Pembangunan Karakter Bangsa, di Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, di Denpasar, Sabtu (17/11/2012).
Menurut Dyah, Indonesia yang memiliki beragam kekayaan tradisi di setiap daerah jika dikelola secara baik dapat menjadi kekuatan dan melahirkan karakter bangsa.
"Indonesia yang berkarakter artinya bagaimana budaya dan tradisi khas yang kita miliki, bisa memperkuat sebagai bangsa yang berkarakter kuat," katanya.
"Bagaimana Indonesia yang diperkaya dan dibangun dengan pluralistik, multietnis dan agama, teryata mampu hidup rukun berdampingan. Masyarakat memiliki karakter kuat sebagai bangsa sehingga bisa saling menghargai.Bukan bersaing, melainkan bagaimana menjadikan semua perbedaan itu sebagai kekuatan untuk membangun Indonesia yang berkarakter,"imbuhnya. Pembentukan karakter bangsa menjadi penting, agar masyarakat tidak gampang terombang ambing oleh masuknya budaya asing. Karena itu, diperlukan upaya untuk kembali membangkitkan dan memperkuat tradisi dan budaya sendiri dalam menghadapi masuknya kebudayaan asing. Dia mengingatkan, jangan sampai, generasi muda mendatang lebih paham dengan budaya asing ketimbang dengan kebudayaan sendiri.
Padahal, Indonesia memiliki akar budaya yang cukup kuat mulai Sabang sampai Merauke termasuk Bali memiliki tradisi masing-masing.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun