Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Kembangkan Bisnis, Hardy
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Grup Hardy’s (GH) Holdings tahun 2013 menganggarkan belanja modal lebih dari Rp 1,3 triliun untuk pengembangan bisnis. Alokasi dana terbesar diperuntukkan bagi bisnis di bidang properti.
Presiden Direktur GH Holdings, Gede Agus Hardiawan, menjelaskan, di bidang properti tahun ini GH Holdings berencana ekspansi dengan menambah 10 hektare landbank, membangun 3 gedung mal dan merealisasikan 10 kondotel dan apartemen di sejumlah lokasi premium di Seminyak, Kuta, Sanur dan Mataram (Lombok).
"Kita memang prioritaskan di bisnis properti. Untuk bisnis properti ini kita menggandeng pengelola hotel seperti Santika, Amaris, Swissbell Hotel, Aston, dan Tauzia. Untuk pengembangan properti ini, kami anggarkan sekitar Rp 800 miliar,"jelasnya, di Denpasar, (18/1/2013). Sementara untuk bisnis ritel, dialokasikan dana sekitar Rp 100 miliar. Pengembangan di bisnis retail ini ditargetkan mampu mencapai pertumbuhan 50 persen dengan penambahan 14 oultet baru.
"Saat ini Hardy’s memiliki 9 mal, 10 supermarket, 9 department store, 2 gourmet store, 2 craft store dan 1 hardware store. Sedangkan penambahan yang dilakukan tahun ini adalah 2 supermarket, 4 hardware store, 4 gourmet, 2 outlet Balicraft center, 2 department store, "jelasnya.
Selain properti dan retail, Hardy's Holding juga mengalokasikan dana sebesar Rp 400 miliar untuk membuka sarana rekreasi keluarga (fun zone) dan pengembangan kawasan hutan pribadi (private forest estate) seluas 50 hektare. Suntikan dana ini juga untuk menambah 100 armada baru bagi usaha penyedia jasa penyewaan kendaraan. Sementara di bidang jasa periklanan akan membangun 50 titik bilboard baru.
Hardy's yang kini memiliki 2.430 karyawan dan 1.800-an outsorcing berencana go public 2016 mendatang. Saat go publik, Hardys bakal melepas 25-30% kepemilikan saham ke masyarakat. Perkiraan dana yang bakal diraup dari Initial Public Offering/IPO ini sekitar Rp 477 miliar. “Pengembangan bisnis tahun ini untuk memperkuat dan menjaga konsistensi pertumbuhan delapan unit usaha kami,” katanya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1704 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1580 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1519 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun