Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Bersihkan Longsor, 2 Warga Justru Tewas Tertimbun Longsor
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bermaksud membersihkan longsor, dua orang warga di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali justru tertimbun longsor susulan. Kedua korban akhirnya hari ini ditemukan di jurang beberapa puluh meter dari lokasi longsor dalam kondisi meregang nyawa.
Dua korban tertimpa musibah longsor yang terjadi pada Selasa 19 Februari 2013 sore kemarin itu masing-masing Gede Muliawan (23) dan Made Mertaada. "Dua korban akhirnya ditemukan Rabu pagi oleh tim SAR Gabungan di jurang beberapa puluh meter dari lokasi longsor," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Bali, Dewa Made Indra di Denpasar, Rabu (20/2/2013).
Peristiwa memilukan itu berawal ketika kedua korban bersama warga lainnya kerja bakti membersihkan jalan desa yang tertimbun longsor. Diduga kawasan desa yang dikelilingi tebing itu longsor setelah seharian diguyur hujan deras.
Ketika mereka membersihkan material tanah longsor tersebut, tiba-tiba datang longsor susulan yang menyebabkan dua korban tertimbun dan terbawa longsor ke lokasi tebing yang curam. Dalam pencarian kemarin sore, petugas dibantu warga belum berhasil menemukan tubuh korban.
Namun setelah pencarian hari ini yang melibatkan tim SAR Gabungan dari Basarnas, BPBD Bali, BPBD Buleleng, TNI,Polri,PMI,Tagana dan masyarakat lainnya akhirnya jasad kedua korban ditemukan. Dengan bersusah payah dan medan yang sulit, kedua jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi petugas.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 711 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 656 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 482 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 463 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik