Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Bayar Rp. 200 Ribu, Turis Belanda Bebas Tanpa Helm
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah menerima uang damai sebesar Rp 200 ribu, oknum polisi mengatakan, turis Belanda bebas naik motor tanpa helm dan STNK/SIM. Hal ini terlihat dalam rekaman video dengan judul "Polisi Korupsi di Bali / Corruption police in Bali" ini diunggah ke situs Youtube.com sejak 1 April 2013.
Usai menerima uang damai tilang di tempat sebesar Rp 200 ribu, oknum polisi berpangkat Bripka ini mengatakan, turis Belanda Van Der Spek bisa bebas naik motor tanpa helm di jalan raya. "Untuk hari ini kamu bisa bebas naik motor tanpa helm di jalan ini, di area ini. Tapi besok, kamu harus ingat pakai helm," ujar oknum polisi Polda Bali tersebut.
Sebelumnya diberitakan, sebuah video tentang aksi '86' atau damai dengan uang di tempat antara seorang oknum polisi dengan seorang turis Belanda beredar di situs youtube.com. Usai menilang turis, oknum polisi di Bali ini kemudian mentraktir turis Belanda minum bir di pos jaga. Video dengan judul "Polisi Korupsi di Bali / Corruption police in Bali" ini diunggah ke situs Youtube.com sejak 1 April 2013.
Terkait beredarnya video ini, hingga berita ini disusun belum ada pernyataan resmi dari pihak Polda Bali. Nomor telpon genggam Kabid Humas Polda Bali Kombes Polisi Hariadi belum bisa dihubungi wartawan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4521 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2335 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun