Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 20 Juni 2026
Pastika-Sudikerta Teken Kontrak Politik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kendatipun menandatangani Kontrak Politik dengan pasangan Cagub-Cawagub Koalisi Bali Mandara, Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta, KMPB (Koalisi Masyarakat untuk Pilgub Bali),menegaskan pihaknya tetap independen dan netral dalam pemilihan gubernur Bali, dan akan mensosialisasikan isi kontrak ke masyarakat, untuk nantinya dapat dikawal bersama, bilamana pasangan Pastika-Sudikerta terpilih sebagai gubernur Bali.
Demikian penegasan Ketua KMPB, Putu Wirata Dwikora, Jumat(12/4),dalam penandatanganan Kontrak Politik antara Mangku Pastika-Sudikertadengan pihak KMPB di Pendopo Inna Bali Hotel, Denpasar. Acara berlangsung singkat dan sederhana, diawali pembacaan naskah Kontrak Politik oleh Made Dewantara Endrawan, dilanjutkan penandatanganan oleh 5 fungsionaris KMPB.
Dari pihak KMPB, yang membubuhkan tandatangan adalah Putu Wirata (ketua), Wayan Suyadnya (sekretaris) dan 3 penasihat,yakni Prof. Made Bakta(rektor UNUD), Cokorda Gede Atmaja (mantan Rektor Univ. Ngurah Rai) dan Wayan Sudirta (anggota DPD RI Prov. Bali). Penandatanganan disaksikan Sulinggih dari semua Sadaka dan 2 bhiku Buddha. Dari pihak KMPB, hadir juga Gusti Ngurah Sudiana (Ketua PHDI),Made Arjaya (Ketua Komisi I DPRD Bali), Nyoman Kenak (Generasi Muda Pasek), Gusti Kade Sutawa (Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali), dan nampak hadir beberapa pentolan pendukung Mangku Pastika-Sudikerta.
Untuk menjaga sikap independen dan netral tersebut, KMPB menegaskan akan menolak sumbangan dari Pastika-Sudikerta, andaipun ditawari, dan bertekad melanjutkan untuk melakukan sosialisasi Kontrak Politik tersebut dengan dana KMPB sendiri.
"Kita tidak bermaksud jumawa dengan sikap menolak andai ditawari sumbangan finansial oleh kandidat, tetapi semata-mata untuk membuktikan independensi kami, menjaga integritas KMPB, juga menjaga posisi pasangan calon, agar tidak ada yang dirugikan," ujar Putu Wirata ketika memberikan sambutan.
Ketika ditanya apakah akan ada kontrak politik antara KMPB dengan pasangan Puspayoga-Sukrawan, Putu Wirata menegaskan, sebetulnya sudah ada personal dari Tim Puspayoga-Sukrawan mendatangi KMPB, menjajagi perihal Kontrak Politik tersebut, 3 hari lalu. Yang datang adalah Wayan Sutena, mengaku dimintai tolong oleh seorang personal Tim Puspayoga-Sukrawan, agar menjajagi naskah kontrak politik yang diwacanakan oleh KMPB.
"Kita prinsipnya bisa berkontrak dengan kandidat manapun, kalau ada kesepakatan tentang substansi yang notabena merupakan titipan masyarakat. Sebab aspirasi yang kami serap,seluruhnya dari bawah. Menjadi kewajiban KMPB untuk menerima, bila ada pasangan yang berkomitmen untuk merealisasikannya bila mereka terpilih. Bagi yang sudah kontrak, kami sosialisasikan secara obyektif ke masyarakat, sementara yang belum,tentu kita sampaikan apa adanya. Substansi masalah yang disepakati dalam kontrak pun,akan kita sampaikan ke masyarakat, serta mengajak mereka untuk bersama-sama mengkawal pasangan Pasti-Kerta, bila mereka terpilih," lanjutnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun