Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Turis Asal Perth Aussie Dirampok dan Diperkosa
denpasar
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Kuta Utara. Dunia pariwisata Bali kembali tercoreng dengan adanya aksi kejahatan yang menimpa turis asing. Seorang turis asal Australia, berinisial LKT (28) menjadi korban perampokan dan juga perkosaan saat berlibur di Bali.
Korban diperkosa saat menginap di vila Damais, Kuta Utara, Sabtu (27/4/2013) dinihari sekitar pukul 4 pagi. Korban sedang berlibur di Bali dengan keluarganya berjumlah delapan orang sejak Senin pekan lalu. Di vila itu mewah itu, keluarga korban menyewa tiga kamar.
Saat perampok masuk ke dalam kamar, wanita asal Perth ini sedang tertidur pulas sendirian. Tiba-tiba ia ditodong pisau dan dipaksa membuka brankas uang. Karena tidak ada isinya, pelaku kemudian mengambil dompet korban.
"Sebelum memperkosa, pelaku juga merampas barang berharga milik korban. Terdiri 3 ipad, 2 telpon genggam dan uang tunai Rp1,5 juta," kata Kapolsek Kuta Utara AKP Reinhard Habonaran Nainggolan, Senin (29/4/2013).
Dari hasil penyelidikan, polisi menduga pelaku lebih dari satu orang.
"Vila itu biasanya dijaga seorang security, tapi saat kejadian security sedang tidak berjaga," kata Reinhard.
Hingga kini polisi masih memburu pelakunya. (bbn/dev)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4536 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun