Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 20 Agustus 2026
Tokoh Bali Prihatin Rencana Reklamasi Teluk Benoa
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Rencana investor untuk membangun sarana wisata dengan mereklamasi teluk Benoa, mengundang keprihatinan tokoh masyarakat Bali. Reklamasi ini dikhawatirkan akan berdampak pada kerusakan lingkungan, seperti yang terjadi pada reklamasi Pulau Serangan.
Keprihatinan ini antara lain disampaikan Tokoh dari Puri Kesiman Denpasar, Anak Agung Kusuma Wardana. Penglingsir atau tokoh Puri Kesiman ini mengaku sudah pernah dihubungi pihak investor terkait rencana reklamasi di Teluk benoa itu.
"Saya sudah pernah dikontak oleh inventor terkait rencana reklamasi itu. Calon investor itu mengaku sudah memegang hak pengelolaan kawasan itu setelah direklamasi,"jelas Kusuma Wardana, di Denpasar, belum lama ini.
Terkait penjelasan investor yang akan mereklamasi Teluk Benoa, Kusuma Wardana mengaku prihatin.
"Waktu itu saya hanya mendengarkan saja penjelasan yang disampaikan. Saya prihatin saja, karena dulu reklamasi sudah merusak Pulau Serangan, sekarang ini ada lagi reklamasi di Teluk Benoa," ujar pria yang akrab dipanggil Turah ini.
Sebelumnya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mencurigai adanya indikasi rencana reklamasi pantai di Teluk Benoa. Dimana menurut rencana reklamasi tersebut bertujuan untuk membentuk daratan baru seluas 400 hektar bagi pembangunan wisata alam dan bahari.
Ketua Dewan Daerah Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Bali Wayan Gendo Suardana dalam keteranganya saat Dialog Lingkungan Hidup di Denpasar (21/5/2013) lalu mengatakan, reklamasi di Teluk Benoa tersebut murni demi kepentingan bisnis. Indikasi bahwa akan dilakukanya reklamasi dikuatkan dengan berbagai bukti, salah satunya rencana pembangunan sirkuit di Bali.
“Kuat dugaan, kuat indikasinya ini akan dibangun pulau baru, karena ada pernyataan Menpora mau membuat sirkuit di Bali di antara jalan tol, kemudian ada informasi yang kita dapat di lapangan bahwa mereka sudah mulai sosialisasi ke masyarakat,” ujar Gendo Suardana.
Wayan Gendo Suardana menambahkan, berdasarkan informasi yang berhasil dikumpulkan Walhi Bali, reklamasi di Teluk Benoa ditargetkan telah selesai dalam 2 tahun kedepan. (dev/mlt)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4594 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2405 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2060 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1661 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1097 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun