Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Kementerian ESDM Diminta Tak Paksakan Pembangunan Geothermal
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Bali Kadek Arimbawa meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak memaksakan pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi atau Geothermal Bedugul Tabanan Bali.
Kadek Arimbawa menyampaikan geothermal memang energi ramah lingkungan tetapi pengembangan geothermal juga harus memperhatikan kearifan lokal dan budaya daerah. Apalagi berdasarkan kepercayaan masyarakat Bali lokasi Geothermal Bedugul merupakan kawasan hutan yang disucikan oleh masyarakat Bali dan merupakan daerah resapan air bagi Bali.
Kadek Arimbawa dalam keteranganya di Renon (2/7/2013) menegaskan pembangunan geothermal bukanlah satu-satunya jalan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Bali. Masih banyak cara yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan listrik Bali.
“Yang pertama pergantian bahan bakar, itu solusi pertama, pergantian bahan bakar dari solar menjadi gas. Jika memakai gas, satu mesin itu bisa menghasilkan hingga 15 megawatt, sedangkan jika memakai solar menghasilkan Cuma 5 megawatt. Solusi yang kedua pergantian mesin, karena mesin yang ada di Celukan Bawang, Pemaron dan Gilimanuk itu produksi 1976,” ujarnya.
Kadek Arimbawa menambahkan, jika Kementerian ESDM serius mau mengembangkan eneri alternatif di Bali seharusnya mencari pengembangan energi alternatif lainnya seperti energi matahari dan energi angin atau bayu. (mlt)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1002 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 807 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 623 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 582 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik