Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Kue Kopyor di Pasar Dadakan Loloan Barat
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Saat bulan suci Ramadhan, di kelurahan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Jembrana, menjadi semarak dengan hadirnya pasar dadakan, pasar yang digelar warga setempat. Di pasar ini, warga Loloan Barat maupun warga muslim dari luar kampung bisa membeli kue tradisional yang hanya bisa didapat saat bulan puasa.
Di pasar dadakan yang bertempat di pinggir jalan sepanjang kelurahan Loloan Barat, warga bisa membeli makanan tradisional untuk menu berbuka puasa, seperti kolak, jeli, kurma, es degan, dan kue khas Loloan Barat yaitu kue kopyor dengan harga yang bervariasi.
Harga rata-rata kue yang dijual oleh pedagang berkisar dari Rp 2.000 hingga Rp. 10.000. Selain warga lokal dari Loloan Barat, pembeli juga banyak datang dari luar kampung, baik warga muslim maupun non muslim.
Pasar dadakan ini buka dari pukul empat sore hingga pukul sepuluh malam.
"Pembeli mulai ramai mencari jajan untuk berbuka puasa dari pukul lima sore atau sebelum berbuka puasa,"kata Nur Hidaya, salah seorang pedagang pasar dadakan.
Selaian menjual makanan untuk berbuka puasa, pasar dadakan yang hanya ada saat bulan puasa ini juga dijadikan ajang untuk silaturahmi antara warga dari luar dan warga Loloan Barat.
Keberadaan pasar dadakan ini sudah ada sejak hari awal bulan puasa, dan akan berakhir nanti saat sehari menjelang hari raya Idul Fitri. (jsp)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5971 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2303 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan