Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Ribuan Warga Bugbug Menggelar Ngaben Massal
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Singaraja. Ribuan warga Bugbug di Singaraja menggelar pengabenan massal yang melibatkan 643 peserta yang terdiri dari 157 ngaben, 338 nyekah, 38 ngelungah dan 110 ngerapuh.
"Ngaben massal ini mendapat respon positif dengan melibatkan warga Bugbug di Singaraja yang sebagian besar tidak mampu untuk melaksanakan pengabenan tersebut," ungkap Ketua Ikatan Warga Bugbug (IWB) Singaraja, Ir. Gde Wisnaya Wisna, Sabtu (31/8/2013).
Upacara Pitra Yadnya bagi umat Hindu atau yang lebih dikenal dengan Ngaben merupakan kewajiban yang harus dilakukan, sebagai sebuah persembahan kepada leluhur atau keluarga yang telah meninggal dunia, Ngaben juga sebagai upaya untuk membayar hutang yang wajib dibayar.
Ngaben selama ini selalu berkaitan dengan biaya yang besar dalam pelaksanaannya, hal itu berdampak tidak bisa dilaksanakannya upacara tersebut, sehingga keluarga yang meninggal dunia dikubur bertahun-tahun yang bertentangan dengan konsep dasar upacara ngaben itu sendiri.
"Sekarang ini saja ada sawa yang baru diaben setelah ditanam hampir 50 tahun lebih, sehingga kegiatan ngaben massal yang pertama kali digelar ini memberikan kesempatan kepada keluarga yang tidak mampu," papar Ida Bhawati Rai, koordinator upacara ngaben massal IWB Singaraja.
"Pengabenan massal yang dilakukan IWB Singaraja sebagai langkah yang strategis dalam mengimplementasikan sebuah kesederhanaan dan kebersamaann," papar Bhawati Rai singkat.
Ngaben massal yang pertama kali digelar di Singaraja ini bagi warga Bugbug dilatarbelakangi dengan kondisi masyarakat yang beragam dan sebagian besar hanya mengandalkan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan keluarga.
Kondisi inilah kemudian mengetuk Ikatan Warga Bugbug (IWB) Singaraja sepakat untuk melaksanakan Pengabenan Massal dengan melakukan penggalangan dana dari para warga Bugbug yang telah mampu dalam bidang ekonomi termasuk menghimpun para donatur.
Hasilnya, rancangan yang telah digulirkan hampir dua tahun itu akhirnya mampu direalisasikan dengan menggelar pengabenan massal yang melibatkan 643 peserta yang terdiri dari 157 ngaben, 338 nyekah, 38 ngelungah dan 110 ngerapuh, demikian juga pengabenan secara massal itu dilakukan pertama kali bagi warga Bugbug di perantauan. (tha)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 963 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 785 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 608 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 564 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik