Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ribuan Warga Bugbug Menggelar Ngaben Massal
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Singaraja. Ribuan warga Bugbug di Singaraja menggelar pengabenan massal yang melibatkan 643 peserta yang terdiri dari 157 ngaben, 338 nyekah, 38 ngelungah dan 110 ngerapuh.
"Ngaben massal ini mendapat respon positif dengan melibatkan warga Bugbug di Singaraja yang sebagian besar tidak mampu untuk melaksanakan pengabenan tersebut," ungkap Ketua Ikatan Warga Bugbug (IWB) Singaraja, Ir. Gde Wisnaya Wisna, Sabtu (31/8/2013).
Upacara Pitra Yadnya bagi umat Hindu atau yang lebih dikenal dengan Ngaben merupakan kewajiban yang harus dilakukan, sebagai sebuah persembahan kepada leluhur atau keluarga yang telah meninggal dunia, Ngaben juga sebagai upaya untuk membayar hutang yang wajib dibayar.
Ngaben selama ini selalu berkaitan dengan biaya yang besar dalam pelaksanaannya, hal itu berdampak tidak bisa dilaksanakannya upacara tersebut, sehingga keluarga yang meninggal dunia dikubur bertahun-tahun yang bertentangan dengan konsep dasar upacara ngaben itu sendiri.
"Sekarang ini saja ada sawa yang baru diaben setelah ditanam hampir 50 tahun lebih, sehingga kegiatan ngaben massal yang pertama kali digelar ini memberikan kesempatan kepada keluarga yang tidak mampu," papar Ida Bhawati Rai, koordinator upacara ngaben massal IWB Singaraja.
"Pengabenan massal yang dilakukan IWB Singaraja sebagai langkah yang strategis dalam mengimplementasikan sebuah kesederhanaan dan kebersamaann," papar Bhawati Rai singkat.
Ngaben massal yang pertama kali digelar di Singaraja ini bagi warga Bugbug dilatarbelakangi dengan kondisi masyarakat yang beragam dan sebagian besar hanya mengandalkan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan keluarga.
Kondisi inilah kemudian mengetuk Ikatan Warga Bugbug (IWB) Singaraja sepakat untuk melaksanakan Pengabenan Massal dengan melakukan penggalangan dana dari para warga Bugbug yang telah mampu dalam bidang ekonomi termasuk menghimpun para donatur.
Hasilnya, rancangan yang telah digulirkan hampir dua tahun itu akhirnya mampu direalisasikan dengan menggelar pengabenan massal yang melibatkan 643 peserta yang terdiri dari 157 ngaben, 338 nyekah, 38 ngelungah dan 110 ngerapuh, demikian juga pengabenan secara massal itu dilakukan pertama kali bagi warga Bugbug di perantauan. (tha)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5935 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan