Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




DPRD: Bandara Memang Layak di Jembrana

jembrana

Selasa, 1 Oktober 2013, 19:14 WITA Follow
Beritabali.com

google/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Beritabali.com. Negara. Pernyataan Bupati Jembrana I Putu Artha, Senin (30/9/2013) yang mengatakan bandara layak dibangun di Jembrana karena Pemprov telah memiliki tanah yang memenuhi standar untuk pembangunan bandara, mendapat dukungan dari dewan. Bahkan untuk memuluskan rencana tersebut, dewan siap untuk memperjuangkannya.

Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Selasa (1/10/2013) mengatakan, pihaknya sangat mendukung pernyataan Bupati Jembrana yang mengatakan sebenarnya bandara lebih layak di Jembrana. Pihaknya sangat mendukung pernyataan tersebut mengingat Jembrana telah lolos kajian pembangunan bandara oleh pusat beberapa tahun yang lalu.

Disamping itu menurut Sugiasa, tanah untuk pembangunan bandara sudah tersedia di Jembrana dan tanah itu merupakan aset Pemprov yang kini digunakan seluas 1.300 hektar. Menurutnya banyak keuntungan jika bandara dibangun di Jembrana, disamping pemerintah tidak perlu lagi menyiapkan dana untuk pembebasan lahan juga bisa meningkatkan PAD Provinsi dan Jembrana, mengingat letak Jembrana yang sangat berdekatan dengan Kabupaten Banyuwangi dan Buleleng.

“ Dengan demikian tentunya akan berimbas terhadap kesejahtraan masyarakat Jembrana. Sektor pariwisata di Jembrana juga akan semakin bergairah,” terangnya.

Sugiasa juga menyebutkan, jika mengacu dengan kepentingan Bali, sebenarnya masalah pembangunan bandara di luar Badung tidak perlu diributkan karena Jembrana letaknya yang paling layak.

“ Jembrana kan sudah lulus kajian pusat terkait pembangunan bandara. Tapi sekarang tergantung gubernur karena gubernurlah yang memiliki kewenangan. Jika berpikir untuk kepentingan Bali, di Jembrana paling tepat,” paparnya.

Terkait RT/RW yang dianggap sebagai penghambat mengingat Jembrana ditetapkan sebagai kawasan industri, Sugiasa mengatakan hal tersebut tidak masalah. RT/RW menurutnya bukanlah hambatan untuk terujudnya bandara di Jembrana, karena di Jembrana telah ditetapkan zona-zona industri, pariwisata dan lainnya. Untuk memuluskan rencana ini, Sugiasa mengatakan akan terus menyuarakan dan berjuang melalui lembaga DPR.

“ Sebenarnya kita sudah memperjuangkannya sejak lama, namun ternyata di Buleleng di tetapkan sebagai tempat bandara. Kenyataannya rencana tersebut masih tarik ulur. Dari pada rebut lebih baik di Jembrana saja,” terangnya.(Jsp)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami