Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Dokumen Albert Einstein Akui Adanya UFO
amerika
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Jakarta. Dokumen super rahasia yang ditulis oleh Albert Einstein dan Robert Oppenheimer mengakui keberadaan UFO dan kemungkinan alien yang mengunjungi Bumi.
Dokumen tersebut berjudul Relationships With Inhabitants of Celestial Bodies, yang menunjukkan bahwa dua individu yang disebut-sebut sebagai yang terjenius di bumi itu memang mengakui keberadaan UFO dan alien.
Selama ini Albert Einstein memang diketahui mengakui adanya UFO, namun hal tersebut terungkap hanya dari beberapa catatan dan kutipan ucapannya saja.
Mereka menyebut UFO sebagai astroplanes, kemudian menyimpulkan bahwa kehadiran UFO tersebut di langit bumi mungkin saja adalah bentuk tanggapan dari makhluk angkasa luar akan tindakan gegabah pengujian senjata atom yang dilakukan manusia di bumi.
Menurut mereka, bagaimanapun kehadiran UFO di langit Bumi sudah diakui oleh militer. Dokumen ini juga diketahui ditulis pada Juni 1947, dan insiden jatuhnya UFO paling terkenal adalah 'Insiden Roswell' yang terjadi pada satu bulan setelahnya.
Dokumen disusun seolah-olah itu akan diberikan kepada Presiden AS saat itu, Harry S. Truman. Namun menurut bagian terakhir dari dokumen tersebut, keduanya diketahui tidak pernah mendapat kesempatan untuk memberikannya.[bbn/inilah.com]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5475 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3471 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2305 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1101 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan