Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Dianggap Arogan, Pengelola Obyek Wisata GWK Disomasi
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pengelola obyek wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran, Bali disomasi lantaran dianggap arogan oleh para pemilik outlet di pertokoan Plaza Amata yang berada disatu kawasan obyek wisata dengan patung berukuran raksasa tersebut.
"Somasi kami layangkan, karena managemen GWK arogan dengan melakukan pemagaran dan pelarangan menggunakan akses jalan masuk ke sekitar GWK," ujar kuasa hukum PT MGK, Made Dewantara dan Putu Wirata Dwikora, di Denpasar, Rabu (30/10/2013).
Sikap yang dinilai tidak kooperatif dengan pemagaran dan larangan itu, ratusan pemilik toko mengalami kerugian yang cukup besar. "Pengelola tenant dan pengembang merasa terhambat melakukan 'fit out' untuk persiapan membuka toko," imbuhnya.
Untuk menghindari upaya hukum, pihak PT Marga Giri Kencana (MGK) meminta pagar yang dibangun di sekitar pertokoan mereka segera dibongkar karena menghalangi segala aktivitas pemilik toko.
"Jika PT Garuda Adi Matra Indonesia (GAIN) dan Manajemen GWK Cultural Park dalam satu bulan ini tidak mengindahkan somasi ini maka kita akan menempuh upaya hukum baik perdata ataupun pidana," tegasnya.
Wirata berharap agar investor baru GWK yakni PT Alam Asri Tbk, salah satu kelompok usaha Alam Sutra yang dikenal pengembang papan atas di Indonesia agar tidak melakukan tindakan yang dapat memancing kekisruhan di GWK yang menjadi ikon baru pariwisata di Pulau Bali.
"Potensi kisruh cukup besar, karena pemilik toko mengalami kerugian cukup besar karena tidak bisa mebuka toko akibat pemagaran dan larangan-larangan itu. Sementara biaya operasional semakin besar dan belum ada pemasukan," pungkasnya. (dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan