Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Konvensi Capres Demokrat Tenggelam, Tidak Menarik
jakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Konvensi calon presiden (cepres) yang diadakan Partai Demokrat (PD) merupakan pergeseran ideologis dari partai bersih dan santun, menjadi partai yang demokratis. Demikian pengamat politik Pol Tracking Institute Hanta Yudha.
"Konvensi itu mestinya gini ya, Partai Demokrat itu semangat awalnya ingin menjadikan agenda konvensi ini membangun branding, bahwa Partai Demokrat adalah partai yang demokratis, bergeser dari partai yang bersih dan antikorupsi itu," kata Hanta usai berbicara dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (17/11/2013).
Walaupun sudah melakukan konvensi capres untuk mningkatkat elektabilitas partai, lanjut dia, namun konvensi capres tersebut tidak dapat menarik perhatian publik.
"Yang kedua (konvensi) ujung-ujungnya kan mendongkrak elektabilitas partainya, cuma persepsinya saya menangkap, masih kurang ditangkap publik, karena kurang semarak," tuturnya.
Seperti diketahui, peserta konvensi Demokrat diikuti berbagai tokoh mulai dari politikus hingga birokrat, akademisi, serta purnawirawan TNI. Adapun peserta konvensi capres Demokrat yaitu, Ali Masykur Musa, Anies Baswedan, Dahlan Iskan, Dino Patti Djalal, Endriartono Sutarto, Gita Wirjawan, Hayono Isman, Irman Gusman, Marzuki Alie, Pramono Edhie Wibowo, dan Sinyo Haris Sarundajang.[bbn/inilah]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5525 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3481 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2325 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1145 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan