Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 23 Juni 2026
Listrik Sering Padam, PLN Bali dan Bandara Evaluasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Terputusnya sebagian aliran listrik di Bandara Ngurah Rai yang berdampak tertundanya sejumlah penerbangan pada Minggu (5/1/2014) lalu akhirnya disikapi serius oleh PLN Bali dan PT Angkasa Pura I. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, ke dua institusi di bawah kementrian BUMN itu hari ini melakukan pertemuan dan membangun solusi teknis terhadap gangguan baik dari pasokan PLN maupun yang terjadi akibat kerusakan instlasi internal bandara.
"Kami mencoba untuk mengetahui sejauh mana sistem pengamanan kelistrikan yang ada di Bandara Ngurah Rai, untuk kemudian dievaluasi bersama," kata Manajer Distribusi PLN Bali, Putu Riasa di Denpasar, Selasa (7/1/2013). Riasa yang didampingi sejumlah pejabat PLN lainnya menegaskan bahwa koordinasi merupakan bagian dari pelayanan PLN untuk membantu menciptakan keandalan distribusi di setiap pelanggan.
Sementara itu, AM Mechanical Engineer PT Angkasa Pura I, Kusnan menyambut baik ajakan PLN untuk sharing dalam melakukan setting relay untuk mencapai tingkat sinkrun antara pasokan PLN dengan captive power yang dimiliki pihak Bandara Ngurah Rai.
Baik PLN maupun PT Angkasa Pura I sepakat untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi agar pelayanan publik tidak terganggu. "Evaluasi bersama dengan PLN untuk pemanfaatan teknis yang lebih maksimal dan mangantisipasi masalah serupa di masa mendatang," jelas Kusnan.
Sebagaimana diberitakan, Bandara Ngurah Rai Bali sempat mengalamai pemadaman listrik yang terjadi Minggu (5/1/2013) pagi yang berdampak terganggunya pelayanan di terminal keberangkatan Bandara Ngurah Rai. Padamnya listrik dibandara internasional itu diakibatkan salah satu MCCB pada panel instalasi Bandara terbakar.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun