Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Wilayah Bali Dilanda Angin Kencang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wilayah Bali sejak siang ini, Rabu (19/2/2014) dilanda angin kencang. Perubahan cuaca ektrem di Bali terjadi tiba-tiba, padahal sebelumnya cuaca di sedang panas, namun tiba-tiba berubah mendung disertai angin kencang. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba itu menyebabkan beberapa warga Bali panik. Bahkan, angin kencang juga sempat menerbangkan sejumlah atap warga dan perkantoran.
Kepala Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, Wayan Suadrana menyatakan saat ini memang Bali masih memasuki musim penghujan hingga April mendatang. "Februari ini masih terjadi hujan ektrem. Angin kencang yang baru terjadi karena kumpulan awan," ujar Suardana di Denpasar, Rabu (19/2/2014).
Peristiwa angin kencang yang terjadi mendadak sekitar pukul 12.30 Wita itu, kata Suardana akan berlangsung hingga dua hari ke depan. Hujan ektrem disertai angin keras masih berpotensi terjadi di wilayah Bali. "Dua hari ke depan masih terjadi angin kencang dari barat. Angin keras itu juga terjadi karena pertemuan angin sehingga menjadi pertumbuhan awan konvektif yang mendatangkan hujan," jelas Suardana.
Selain terjadi di Bali, sambung Suardana, kondisi serupa juga terjadi di Jawa tengah, Jawa Timur bagian selatan hingga NTT. "Kondisinya normal.
Tapi perlu diwaspadai di pesisir selatan Bali, Lombok, Jawa Timur karena gelombang laut bisa mencapai 2-3 meter," tutup Suardana.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1253 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 970 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 801 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik