Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Wilayah Bali Dilanda Angin Kencang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wilayah Bali sejak siang ini, Rabu (19/2/2014) dilanda angin kencang. Perubahan cuaca ektrem di Bali terjadi tiba-tiba, padahal sebelumnya cuaca di sedang panas, namun tiba-tiba berubah mendung disertai angin kencang. Angin kencang yang datang secara tiba-tiba itu menyebabkan beberapa warga Bali panik. Bahkan, angin kencang juga sempat menerbangkan sejumlah atap warga dan perkantoran.
Kepala Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, Wayan Suadrana menyatakan saat ini memang Bali masih memasuki musim penghujan hingga April mendatang. "Februari ini masih terjadi hujan ektrem. Angin kencang yang baru terjadi karena kumpulan awan," ujar Suardana di Denpasar, Rabu (19/2/2014).
Peristiwa angin kencang yang terjadi mendadak sekitar pukul 12.30 Wita itu, kata Suardana akan berlangsung hingga dua hari ke depan. Hujan ektrem disertai angin keras masih berpotensi terjadi di wilayah Bali. "Dua hari ke depan masih terjadi angin kencang dari barat. Angin keras itu juga terjadi karena pertemuan angin sehingga menjadi pertumbuhan awan konvektif yang mendatangkan hujan," jelas Suardana.
Selain terjadi di Bali, sambung Suardana, kondisi serupa juga terjadi di Jawa tengah, Jawa Timur bagian selatan hingga NTT. "Kondisinya normal.
Tapi perlu diwaspadai di pesisir selatan Bali, Lombok, Jawa Timur karena gelombang laut bisa mencapai 2-3 meter," tutup Suardana.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4533 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2345 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1997 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1608 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun