Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Demokrat : Tidak Benar Jero Wacik Tolak Rencana Reklamasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta, menyatakan, tidak benar Jero Wacik menolak rencana reklamasi di Bali, seperti yang disampaikan di media. "Apa yang disampaikan Pak Jero Wacik terkait rencana reklamasi di Bali itu ada kaitannya dengan investasi di Bali. Yang saya tahu, Jero Wacik mengatakan, jika investor bisa berinvestasi di Bali utara atau Bali timur, kenapa harus investasi dengan melakukan reklamasi di Teluk Benoa yang ad di Bali selatan," jelas Mudarta, di Denpasar (21/2/2014).
Terkait rencana reklamasi di Teluk Benoa, lanjut Mudarta, Jero Wacik lebih berpikir secara teknis sesuai latar belakang pendidikannya yang seorang insinyur ITB.
"Pak Jero Wacik berpandangan, jika terjadi pendangkalan di kawasan Teluk Benoa, maka nelayan akan tidak bisa melaut, alangkah baiknya kalau kawasan itu dikeruk. Jika pendangkalan itu dikeruk, maka aktivitas nelayan atau kegiatan lainnya di sana akan lancar. Nah, hasil kerukan ini bisa ditimbun di sebelahnya, jadi tidak benar pak Jero Wacik menolak rencana reklamasi di Bali,"imbuh Mudarta.
Wacana reklamasi di Bali, kata Mudarta, tidak boleh dipandang secara sepotong-sepotong, apalagi untuk settingan tertentu. "Hendaknya substansi (reklamasi) dilihat secara utuh.
Terkait rencana reklamasi di Bali ini, pemimpin harus memperhatikan aspirasi masyarakat,"ujar pria asal Jembrana ini.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan