Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ketum PDIP Megawati, tak Bisa Digantikan yang Lain

Minggu, 21 September 2014, 18:17 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/net/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Presiden terpilih Jokowi dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusulkan agar Megawati Soekarnoputri kembali menjadi ketua umum periode 2015-2020.

Peneliti Poltracking Institut, Arya Budi menilai usulan pencalonan Megawati tersebut merupakan bentuk kohesitas partai. "Karena PDIP menyadari, Megawati tidak bisa digantikan oleh orang lain. Kalau digantikan risikonya ialah terjadi pergolakan internal," ujar Arya, Minggu (21/9/2014).

Dia menambahkan pencalonan kembali Megawati sebagai ketum karena fitur dari PDIP sendiri yang membutuhkan patron.

"Megawati merupakan ikon dan simbol serta pemersatu PDIP, itu dimulai dari tahun 1994 ketika pecah dari PDIP Surjadi sampai dengan sekarang. Ditambah lagi faktor kedua Megawati merupakan keturunan Soekarno," jelasnya.

Lebih lanjut Arya menerangkan kalau PDIP tetap dipimpin Megawati akan memberikan kekuatan kepada pemerintahan Jokowi-JK ke depannya.

Namun dengan begitu, menurutnya, dari kekurangan Megawati dengan tetap menjadi ketum PDIP adalah besar atau kecil keputusan dan kebijakan Jokowi akan diwarnai oleh Megawati.

"Ini merupakan keterperangkapan Jokowi mulai dari pencapresan sampai menjadi presiden. Tentang komposisi menteri dan isu strategis, misalkan, Megawati pasti akan campur tangan disitu," terangnya.

Arya menambahkan Jokowi tetap mempunyai otoritas pada hal-hal tertentu, terutama dalam implementasi kebijakan pemerintah. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami