Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Ketum PDIP Megawati, tak Bisa Digantikan yang Lain
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden terpilih Jokowi dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusulkan agar Megawati Soekarnoputri kembali menjadi ketua umum periode 2015-2020.
Peneliti Poltracking Institut, Arya Budi menilai usulan pencalonan Megawati tersebut merupakan bentuk kohesitas partai. "Karena PDIP menyadari, Megawati tidak bisa digantikan oleh orang lain. Kalau digantikan risikonya ialah terjadi pergolakan internal," ujar Arya, Minggu (21/9/2014).
Dia menambahkan pencalonan kembali Megawati sebagai ketum karena fitur dari PDIP sendiri yang membutuhkan patron.
"Megawati merupakan ikon dan simbol serta pemersatu PDIP, itu dimulai dari tahun 1994 ketika pecah dari PDIP Surjadi sampai dengan sekarang. Ditambah lagi faktor kedua Megawati merupakan keturunan Soekarno," jelasnya.
Lebih lanjut Arya menerangkan kalau PDIP tetap dipimpin Megawati akan memberikan kekuatan kepada pemerintahan Jokowi-JK ke depannya.
Namun dengan begitu, menurutnya, dari kekurangan Megawati dengan tetap menjadi ketum PDIP adalah besar atau kecil keputusan dan kebijakan Jokowi akan diwarnai oleh Megawati.
"Ini merupakan keterperangkapan Jokowi mulai dari pencapresan sampai menjadi presiden. Tentang komposisi menteri dan isu strategis, misalkan, Megawati pasti akan campur tangan disitu," terangnya.
Arya menambahkan Jokowi tetap mempunyai otoritas pada hal-hal tertentu, terutama dalam implementasi kebijakan pemerintah.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5577 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3499 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2356 Kali
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan