Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Ketum PDIP Megawati, tak Bisa Digantikan yang Lain
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden terpilih Jokowi dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusulkan agar Megawati Soekarnoputri kembali menjadi ketua umum periode 2015-2020.
Peneliti Poltracking Institut, Arya Budi menilai usulan pencalonan Megawati tersebut merupakan bentuk kohesitas partai. "Karena PDIP menyadari, Megawati tidak bisa digantikan oleh orang lain. Kalau digantikan risikonya ialah terjadi pergolakan internal," ujar Arya, Minggu (21/9/2014).
Dia menambahkan pencalonan kembali Megawati sebagai ketum karena fitur dari PDIP sendiri yang membutuhkan patron.
"Megawati merupakan ikon dan simbol serta pemersatu PDIP, itu dimulai dari tahun 1994 ketika pecah dari PDIP Surjadi sampai dengan sekarang. Ditambah lagi faktor kedua Megawati merupakan keturunan Soekarno," jelasnya.
Lebih lanjut Arya menerangkan kalau PDIP tetap dipimpin Megawati akan memberikan kekuatan kepada pemerintahan Jokowi-JK ke depannya.
Namun dengan begitu, menurutnya, dari kekurangan Megawati dengan tetap menjadi ketum PDIP adalah besar atau kecil keputusan dan kebijakan Jokowi akan diwarnai oleh Megawati.
"Ini merupakan keterperangkapan Jokowi mulai dari pencapresan sampai menjadi presiden. Tentang komposisi menteri dan isu strategis, misalkan, Megawati pasti akan campur tangan disitu," terangnya.
Arya menambahkan Jokowi tetap mempunyai otoritas pada hal-hal tertentu, terutama dalam implementasi kebijakan pemerintah.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 572 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 445 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 435 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan