Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 24 September 2026
Gawat, 2.325 Kasus HIV AIDS di Buleleng
Rabu, 8 April 2015,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus HIV AIDS di Kabupaten Buleleng setiap bulannya terus mengalami peningkatan. Dari data terakhir pada Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, hingga bulan maret tahun 2015, temuan kasus HIV AIDS di kabupaten buleleng mencapai 2.325 kasus.
“Melonjaknya kasus yang ditemukan dalam waktu tiga bulan terakhir, mengakibatkan Buleleng ada pada status darurat HIV AIDS,” ungkap Ketua Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAD) Buleleng I Nyoman Sutjidra.
Koordinator Yayasan Citra Husada Indonesia (YCUI) Kabupaten Buleleng, Made Ricko Wibawa mengatakan, selama ini pihaknya hanya melakukan pemberdayaan kepada Orang Dengan HIV Aids atau Odha.
“Pendampingan masih kita lakukan terhadap ODHA dengan memberikan motivasi, termasuk ikut serta melakukan pencegahan melalui kegiatan sosialisasi,” papar Ricko.
Dari ribuan kasus HIV AIDS yang ditemukan, salah satu hal yang kini menjadi fokus perhatian KPAD Buleleng terhadap ibu hamil yang terinfeksi HIV AIDS.
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8327 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5758 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3600 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2433 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026