Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jambret Turis di Sanur Ditangkap, Akui Beraksi di Lima TKP

Minggu, 8 November 2026, 21:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jambret Turis di Sanur Ditangkap, Akui Beraksi di Lima TKP.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Aksi penjambretan yang menyasar wisatawan asing di kawasan Sanur, Kota Denpasar, akhirnya terungkap. Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan bersama Tim Jatanras Polresta Denpasar menangkap pria berinisial HGv alias Arap (22), yang mengaku telah beraksi di lima tempat kejadian perkara (TKP).

Dua aksi penjambretan yang dilakukan tersangka dalam sehari menimpa wisatawan asal Swedia berinisial ALH dan perempuan warga negara Italia berinisial MR (50). Salah satu kejadian menyebabkan korban terjatuh dari sepeda dan mengalami luka-luka. Peristiwa tersebut juga sempat viral di media sosial setelah rekaman CCTV beredar.

Wakapolresta Denpasar AKBP I Ketut Widiartha menjelaskan, aksi pertama terjadi sekitar pukul 11.20 WITA di Jalan Pungutan, Sanur. Saat itu, korban ALH berjalan kaki dari tempat menginapnya di Villa The Janan menuju Bintang Sanur Jewelry Workshop untuk membuat cincin.

"Setelah menyelesaikan keperluannya sekitar pukul 11.14 WITA, wanita yang berprofesi sebagai perawat itu berjalan kembali menuju vila," ungkapnya.

Ketika berjalan sekitar 100 meter dari lokasi, seorang pria yang mengendarai sepeda motor mendekati korban dari arah belakang. Pelaku kemudian menarik tas anyaman rotan berwarna cokelat yang dikenakan korban.

"Akibat tarikan keras tersebut sampai membuat tali tas terputus," beber Widiartha, dalam konferensi pers pada Sabtu 7 November 2026.

Tas yang dibawa kabur berisi dompet dengan dua kartu kredit dari bank Australia dan Swedia, satu unit telepon genggam Samsung S25 Ultra warna pink gold, serta SIM mobil asal Swedia.

Turis Italia Terjatuh Saat Tas Dirampas

Aksi kedua terjadi sekitar pukul 15.00 WITA di Jalan Kesari II, Sanur. Kali ini, korbannya adalah MR (50), wisatawan asal Italia yang sedang mengendarai sepeda dari arah utara.

"Saat melintas di lokasi, pelaku tiba-tiba datang dari belakang menggunakan sepeda motor dan berusaha merampas tas milik korban, ucapnya.

Korban berusaha mempertahankan tasnya. Namun, tarikan keras pelaku membuat MR kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke badan jalan.

"Korban mengalami luka robek pada bagian kepala serta luka pada hidung dan lengan," sebutnya lagi.

Upaya penjambretan tersebut gagal karena korban berhasil mempertahankan tasnya. Meski demikian, kejadian itu terekam kamera CCTV dan videonya kemudian beredar luas di media sosial.

Pelaku Ditangkap di Sekitar Jalan Akasia

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Opsnal Polsek Denpasar Selatan bersama Jatanras Polresta Denpasar melakukan penyelidikan, olah TKP, serta pemeriksaan rekaman CCTV.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pria yang diduga sebagai pelaku. Petugas kemudian memperoleh informasi mengenai keberadaannya di sekitar Jalan Akasia.

"Dalam penyelidikan diperoleh informasi terduga pelaku di sekitar Jalan Akasia. Tanpa membuang waktu, petugas bergerak ke lokasi dan berhasil menangkap HGV alias Arap," terangnya.

Saat diperiksa, tersangka mengakui telah melakukan penjambretan di lima lokasi berbeda di kawasan Sanur.

Selain di Jalan Pungutan dan Jalan Kesari II, tersangka mengaku beraksi di Jalan Bumi Ayu, Jalan Danau Tamblingan tepatnya di depan Hotel 101, serta perempatan Jalan Duyung dan Jalan Karang Sari, di depan bekas kantor Polisi Wisata Sanur. "Pelaku sudah beraksi di 5 TKP," ujarnya.

Sasar Wisatawan Asing yang Membawa Tas

Dalam menjalankan aksinya, tersangka menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna krem bernomor polisi DK 6034 AY. Sasaran utamanya adalah wisatawan asing yang berjalan kaki maupun bersepeda sambil membawa tas, baik yang diselempangkan di tubuh maupun diletakkan di keranjang sepeda.

"Modus pelaku terlebih dahulu berkeliling mencari korban yang dianggap mudah menjadi sasaran. Setelah menemukan target, dia mendekati dan memepet korban menggunakan sepeda motor, kemudian menarik tas secara paksa. Begitu berhasil mendapatkan barang incarannya, pelaku langsung melarikan diri untuk menghindari kejaran," bebernya.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit Samsung S25 Ultra warna pink gold, dua kartu SIM luar negeri milik korban, dua lembar uang Thailand masing-masing pecahan 20 baht, serta satu unit Honda Scoopy warna krem bernomor polisi DK 6034 AY yang diduga digunakan untuk menjalankan aksinya.

"Petugas juga menyita satu jaket warna hitam, satu helm hitam, dan satu celana panjang yang diduga berkaitan dengan aksi penjambretan tersebut," tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami