Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 7 Agustus 2026
Pria Lulusan S 2 Ini Berkeliling Jualan Batu Akik
Rabu, 10 Juni 2015,
08:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Batu akik kini tengah menjadi tren di masyarakat sehingga harganya pun melonjak. Peluang ini dimanfaatkan oleh Adi Saputra, seorang pria asal Dompu NTB. Tiap hari ia berkeliling menyambangi berbagai pasar di kawasan kota Denpasar dan Badung menjajakan berbagai bentuk batu akik yang masih berupa bongkahan.
Pria asli Dompu, Nusa Tenggara Barat ini adalah orang yang dipercaya atasannya untuk menjajakan barang dagangan berkeliling menggunakan mobil bak terbuka. Di atas mobil bak terbuka tersebut, terdapat berbagai jenis batu dengan beragam macam nama. Ada bacan, kecubung air, batu merah ati, dan masih banyak lagi. Batu–batu ini didatangkan langsung dari daerah di kawasan timur seperti Kupang, NTB, Flores, Ende, Alor, dan Ternate.
Seperti yang sempat terlihat di kawasan pasar Kreneng, beberapa waktu lalu. Penggemar batu akik silih berganti berdatangan. Transaksi jual beli batu akik berlangsung di atas mobil carry lengkap alat timbangan. Harga jual yang ditawarkan dihitung per kilo, mulai dari Rp 150 sampai Rp 3 juta per kilogram.
Menurut Adi, batu yang memiliki nilai jual tinggi tergantung dari kwalitasnya. Batu akan tampak lebih cantik bila sudah digosok. Apalagi batu yang berhiaskan gambar atau motif akan menambah keindahan dan bernilai ekonomi.
“ Sepintas memang nampaknya batu ini seperti batu rumahan untuk bahan pondasi di rumah, kalau sudah digosok baru kelihatan cantiknya, “ ujar pria yang mengaku lulusan Strata 2 ( S2 ). Sambil sesekali menyiram tiap permukaan batu untuk memunculkan warna, sesekali dia menimpali obrolan calon pembeli seputar soal batu yang dijualnya.
“Memiliki batu akik itu menurut saya sebuah sugesti dari pemakainya," ujarnya. Saking sibuknya meladeni pembeli, Adi mengaku kerap kecurian. Namun ia menyikapinya dengan iklas dan sabar, karena itu merupakan resiko berjualan di tempat terbuka.
“Ya, mau gimana lagi. Kalau dituntut orangnya tidak ada,“ ucapnya. Adi yang selalu ditemani seorang rekannya, kerap berkeliling menyambangi beberapa pasar seperti Pasar Kreneng, Pasar Burung Satria, dan Pasar Beringkit.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4129 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1414 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 866 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026