Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 5 Mei 2026
Bali Jadi Contoh Toleransi Penyelesaikan Persoalan Tanah
Sabtu, 15 Agustus 2015,
17:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kini menjadikan Provinsi Bali sebagai percontohan toleransi dalam menyelesaikan persoalan pertanahan bagi daerah lain di Tanah Air.
"Kementerian ATR/BPN ingin contoh yang baik dalam membangun toleransi dan kedamaian kehidupan masyarakat di Bali," ujar Menteri ATR/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan dalam acara penyerahan sertifikat legalisasi aset tahun 2015 Provinsi Bali kepada masyarakat dan Pemprov Bali di Denpasar, Bali, Sabtu (15/8/2015).
Mantan anggota Komisi II DPR itu mengaku pihaknya kini mendorong penyelesaian sengketa lahan tanah dan bangunan melalui proses mediasi. Menurutnya, penyelesaian sengketa lahan tanah atau bangunan di Bali tidak dapat hanya dilakukan dari aspek legal (hukum).
"Jika diselesaikan secara legal akan timbul masalah. Maka itu kita akan pending dan status quokan agar Bali tetap damai dan tentram," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menyatakan pihaknya telah bekerja sama dengan Kantor Wilayah BPN setempat terkait beberapa program pertanahan. Dan beberapa program yang telah berjalan antara lain sertifikasi tempat ibadah, pemetaan tanah, penanganan dan penyelesaian sengketa lahan, serta sertifikasi aset milik Pemprov Bali.
"Lahan yang telah dilegalisasikan seluas 18,5 juta meter persegi atau 4.254 bidang dari total 19,2 juta meter persegi lahan atau 4.340 bidang lahan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali Fatimah Saleh menyebutkan target sertifikasi lahan tanah/bangunan milik masyarakat pada 2015 melalui Program Nasional (Prona) mencapai lebih dari 19.600 bidang yang telah diselesaikan hingga Agustus 2015 sekitar 11.870 bidang.
"Kiya juga membantu sertifikasi aset milik Pemerintah Provinsi Bali sebanyak 10 bidang dan sisanya ditargetkan selesai pada akhir 2015," jelasnya.
Dengan hal ini, sambung Fatimah, pemerintah daerah juga akan menjadi simbol tertib administrasi dan menghindari sengketa klaim milik pribadi. Ia berharap penyelesaian aset pertanahan milik masyarakat akan membuka akes kredit untuk meningkat taraf hidup masyarakat.[ bbn/dws]
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 407 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 356 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 351 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026