Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
MUDP Investigasi Pernikahan Sesama Pria
Rabu, 16 September 2015,
14:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pasca beredarnya foto pernikahan sesama pria yang menghebohkan warga Bali, Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Provinsi Bali akhirnya bertindak tegas menyikapi hal yang mencoreng pariwisata Bali tersebut.
MUDP yang mengecam pernikahan itu langsung menerjunkan tim untuk menginvestigasi kebenaran dilangsungkannya pernikahan sesama jenis yang diduga dilakukan oleh dua orang pria di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.
"Kami langsung membuat tim khusus untuk mencari kebenaran kabar pernikahan sejenis itu. Yang jelas di agama Hindu juga jelas dilarang. Namun tim hingga kini belum menemukan apa yang dicari tersebut," ujar Ketua MUDP Bali, Jero Gede Suwena Putus Upadesha saat dihubungi awak media di Denpasar, Rabu (16/9/2015).
Menurut Suwena, tim investigasi tersebut terdiri dari Majelis Alit dan Majelis Madya di tempat diduganya terjadi pernikahan sejenis yakni di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar itu. Ia mengakui dari segi hukum dan UU Pernikahan di Indonesia, pernikahan sejenis itu dilarang.
Untuk itu, Suwena menegaskan pihaknya dengan keras mengecam terjadinya pernikahan sesama jenis yang mengambil lokasi di Bali.
Dapat Dikenai Sanksi Adat
"Dalam agama Hindu sendiri, jika memang ada pernikahan sejenis maka sanksi atau hukumannya dikembalikan pada desa adatnya masing-masing. Ada juga sanksinya harus melakukan upacara 'cerem' ke seluruh pura-pura yang dianggap penting dan memenuhi unsur harus dibersihkan," jelasnya.
Selama ini, sambung Suwena, Bali dikenal dengan keindahan alam dan budayanya mengundang para wisatawan asing dan lokal untuk menjadi tempat mereka menghabiskan waktu liburannya. Bahkan tak jarang banyak artis dan pejabat yang mengambil lokasi pulau Bali sebagai tempat untuk melangsungkan pernikahan.
"MUDP menghimbau dan mengajak kerjasama kepada semua pihak agar bisa menjaga pulau Bali yang ajeg agar bermartabat di dunia internasional bukan sebaliknya justru malah mencorengnya," pungkas Suwena.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, foto pernikahan sejenis sepasang pria yang beredar beredar luas di media sosial (medsos) yakni Facebook (FB) membuat warga di Bali heboh. Pernikahan yang diduga perayaannya bergaya Eropa ini digelar di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali belum lama ini.
Dalam pernikahan yang diduga juga dilakukan secara Hindu itu tampak pasangan pria berkalungkan bunga, dimana yang satu diduga pria berkebangsaan Indonesia dan pasangannya seorang pria bule. Dan ditengah-tengah pengantin sejenis itu tampak seorang pemangku dan tampak pula anak-anak kecil berpakaian adat Bali dengan latar belakang pemandangan pegunungan.
Di jejaring sosial Facebook (FB) tertulis nama pria yang tengah melangsungkan pernikahan sejenis tersebut bernama Tiko Mulya yang berkebangsaan Indonesia dan pasangannya pria bule bernama Joe Tully berwarga negara asing. Tiko lulusan New York University ini, diduga menikahi pria bule bernama Joe Tully.[bbn/dws]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026