Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 9 Mei 2026
Tikus di Tabanan Tak Mempan Dibasmi dengan Racun
Selasa, 3 November 2015,
09:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com, Tabanan. Upaya pembasmian hama tikus menggunakan racun yang dilakukan warga subak babakan, Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan tidak efektif. Warga subak setempat yang dibantu anggota TNI dari Koramil Kota Tabanan dan anggota polsek kemudian melakukan pengeropyokan (pemburuan) hama tikus, Senin (2/11/2015).
I Wayan Yasa Giri, Pekaseh Subak Babakan mengatakan, dari 48 hektar luasan sawah di Subak Babahan sebagian besar diserang hama tikus.
“Pengropyokan yang kami gelar saat itu untuk mencegah terjadinya serangan serupa saat musim tanam mendatang,” jelasnya.
Dikatakanya, sebelum menggelar pangropyokan, krama subak telah menempuh upaya niskala untuk usir tikus namun tak membuahkan hasil maksimal. Upaya niskala yang ditempuh antara lain ngrestiti ke Pura Puseh Desa Pakraman Wanasari, nunas pakuluh di Puri Tabanan, Pura Pakendungan, Pura Batukaru, Pura Batu Lumbung.
“Kami juga sudah melakukan pembasmian menggunakan racun namun tidak masksimal, “ tandasnya.
Pihaknya kemudian menempuh upaya pengropyokan yang melibatkan Koramil Tabanan.
Dikatakan, saat ini telah tememasuki musim tanam ketiga di tahun 2015. Sebelumnya, panen berjalan lancar dengan hasil 7 ton per hektare. Menjelang turun tanam, petani dibuat stres karena serangan tikus mulai mengganas. Upaya pasang racun tak membuahkan hasil bagus, meski bangkai tikus banyak dijumpai di areal pertanian.
Yasa Giri mengatakan, lima tahun lalu, areal pertanian Subak Babakan juga pernah diserang jero ketut, namun tak separah tahun ini. Akibat serangan itu, krama tani mengalami kerugian besar yakni hasil panen turun hingga 50 persen atau rata-rata menghasilkan 3,5 ton per hektare. Ia berharap, dengan mengawali pangropyokan sebelum bercocok tanam mampu mengurangi serangan tikus.
“Semoga tanaman padi kami nantinya tak diserang hama tikus lagi. Hasil pangropyokan baru beberapa jam sudah berhasil mengeliminasi belasan tikus,” terang Yasa Giri.
Komandan Koramil 1619+01 Tabanan, Kapten Inf Yudha Wicaksono mengatakan, terjunkan personel untuk bantu petani basmi tikus. Sebelumnya, anggota Koramil 1619+01 Tabanan juga membantu krama subak Periyukti, Desa Wanasari untuk pangropyokan tikus .
“Kami senang bisa bantu petani untuk menciptakan ketahanan pangan. Kami juga menggandeng pihak kepolisian untuk ikut serta membantu petani,” ungkap Kapten Yudha.
Kegiatan pengropyokan tikus itu juga diikuti Perbekel Desa Wanasari, Ida Bagus Komang Widiana. [bbn/nod]
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 883 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 750 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 566 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 533 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026